oleh

Aceh Tamiang Secara Serentak Lakukan Penanaman Padi Bersama

Investigasi bhayangkara Indonesia, Aceh Tamiang – Setelah melaksanakan panen bawang bersama, Bupati Aceh Tamiang kembali melakukan tanam serentak padi musim tanam III (tiga) sebagai langkah mengantisipasi musim kering dan dampak Pandemi Covid-19 di Kabupaten Aceh Tamiang, sekira pukul 10.30 wib, Kamis (18/06/20).

Sebelum melaksanakan tanam padi serentak di persawahan Kampung Telaga Mueku Dua. Acara diawali dengan laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Yunus, SP. Ia mengucapkan selamat datang kepada Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh Syafrizal, SP, MSc yang mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh beserta rombongan, di Kabupaten Aceh Tamiang.

Yunus menjelaskan bahwa sejauh ini Pemkab Aceh Tamiang melalui Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan telah menyiapkan stok benih padi sebanyak 75 ton untuk luasan tanam 3000 ha, namun angka stok benih padi ini mungkin akan bertambah. Selain menggenjot angka produksi padi, Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan juga tengah melakukan usaha pengembangan bawang merah di Aceh Tamiang.

“Sampai dengan hari ini, luas tanam bawang merah di Kecamatan Banda Mulia mencapai 3 ha yang tersebar di beberapa titik penanaman. Oleh karena itu sebagai bentuk apresiasi ini, bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, kami telah merencanakan untuk melakukan pengembangan bawang merah seluas 25 ha pada tahun ini,” terang Yunus.

“Semoga dengan dilaksanakannya acara ini, menjadi pemacu semangat bagi petani dan para petugas kami di lapangan untuk terus bekerja seraya berdoa supaya kita mampu menjaga ketersediaan pangan di Indonesia,” tutupnya.

Dalam hal ini Bupati Aceh Tamiang Mursil, SH, M.Kn mengatakan Pembangunan sektor pertanian mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional. Terlebih selama masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini, penguatan produksi pangan menjadi salah satu unsur utama guna menjaga stabilitas nasional. Ini dilakukan untuk menjamin tersedianya bahan pangan bagi masyarakat dan rakyat secara luas.

Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan sangat serius melakukan penguatan produksi pangan. Gerakan ini terutama pada basis-basis atau sentra produksi yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang, seperti Kampung Telaga Meuku II Kecamatan Banda Mulia yang digelar hari ini, kegiatan Tanam Serentak Padi Musim Tanam III (tiga) sebagai langkah mengantisipasi musim kering dan dampak Pandemi Covid-19.

“Kepada seluruh masyarakat Aceh Tamiang saya berharap untuk dapat memberdayakan lahan-lahan kosong yang ada. Halaman, pekarangan, atau hamparan lahan yang tampak menganggur, segera berdayakan, menanaminya dengan segala jenis sayuran atau bahan pangan seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar, keladi, dan sebagainya, agar kita mampu menghadapi keadaan dan ancaman yang ada di hadapan kita”, tutup Mursil.

Selanjutnya, Kabid. Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh Syafrizal, SP, MSc menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu perintah Bapak Presiden agar Kepala Daerah dapat menjaga ketahan pangan didaerahnya masing-masing.

“ Kami mengharapkan kepada suluruh masyarakat untuk dapat medorong semangat para petani, petugas dan seluruh Instansi terkait agar ketahanan pangan di Aceh bahkan di Indonesia menjadi semakin kuat. Sehingga cita-cita kita mensejahterakan masyarakat melalui dunia pertanian segera terwujud. Kami harapkan, pembinaan dan bantuan harus;ah menyentuh langsung para petani dan dapat langsung dirasakan oleh mereka”, ujar Syafrizal.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Kasdim 0117 Aceh Tamiang, Kepala Dinas Pangan, Kelautan Dan Perikanan Safuan, SP, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, Forkopimcam Banda Mulia, Kepala Bagian Humas Agusliayana Devita, S.STP, M.Si serta Ketua KTNA Aceh Tamiang.

Laporan : Andri

Komentar

News Feed