oleh

AM. Jumai: Bangkitkan Kembali Kegiatan Muhammadiyah Melalui Kokam

Semarang – investigasi Bhayangkara Indonesia, com.
Dalam rangka Evaluasi dan Koordinasi antara PCPM dan BPO Kota Semarang Selatan di Rumah Makan Sako, selasa 24/11/2020

Pimpinan Cabang Kota Semarang AM Jumai mengatakan, Penguatan gerakan dakwah amar makruh nahi munkar di Muhammadiyah, mulai bangkit melalui pemuda Muhammadiyah yang di namakan Komandan kesiap siagaan angkatan muda Muhammadiyah yang di sebut Kokam, dimana Kokam ini sebagai gerakan yang harus ada di Muhammadiyah, “Karena kita menguatkan kembali dalam kegiatan Muhammadiyah” ujar AM. Jumai pimpinan cabang Kota Semarang pada wartawan, selasa 24/11/2020

Dalam kegiatan Muhammadiyah ini ada 3 kekuatan, yaitu Persarikatan Muhammadiyah dimana perserikatan ini diharapkan bisa menjadi pimpinan Muhammadiyah maupun sebagai anggota Muhammadiyah.

Kedua mampu masuk di ranah keumatan sebagai pemimpin umat tidak melihat itu NU atau Muhammadiyah.

Ketiga, bisa masuk ke ranah kebangsaan yaitu bisa masuk jadi DPR, jadi Walikota, jadi Bupati, jadi pejabat publik. Sehingga di Muhammadiyah bisa membagi kader kadernya di tiga ranah tersebut.

“Sehingga kusus di pemilihan Walikota wakil Walikota, Muhammadiyah secara organisasi itu netral, tetapi secara individu atau pribadi tidak boleh netral harus punya pilihan” ungkap AM. Jumai.

Harapan dari Muhammadiyah bisa ikut mensukseskan pemilukada khususnya Pilwakot 2020 dengan benar benar dan bertanggung jawab, “Kami berharap seluruh warga Muhammadiyah Hadir ke TPS memberikan suara untuk mendapatkan pemimpin yang definitif di masa yang akan datang” imbuhnya.

Kokam sebagai Komando kesiap siagaan angkatan muda Muhammadiyah akan menghimpun banyak pihak, kader kader kita, karena punya target sebanyak banyaknya. “Sehingga kita merekrut anggota Kokam dengan penuh seksama dengan membuka sebanyak banyaknya, siapapun masyarakat yang ingin bergabung di Komando kesiap siagaan angkatan muda Muhammadiyah atau Kokam ini di persilakan” katanya

AM. Jumai mentargetkan minimal di Semarang tiap kecamatan ada 100, misal ada 16 kecamatan ada berarti ada 1.600 Kokam, Semarang Selatan bisa menjadikan pionir atau contoh kebangkitan Kokam itu sendiri.

Kokam lnsya Allah akan menjadi garda depan garis Komando dakwah amar makruh nahimunkar. Kokam di Semarang Selatan menurut Juma’i sudah ada dari dulu “Hanya sekarang ini kita bangkitkan kembali yang dulu Kokam tersebut pernah aktif lalu tertidur kini kita bangkitkan kembali dan Alhamdulillah qiroknya semangat dari adik adik luar biasa” pungkas AM. Jumai

Kokam ini sudah di lantik minggu, 22/11/2020 dengan di hadiri oleh ketua DPRD Kota Semarang bahkan ada banyak semangat dari motifator.
(Syailendra)

Komentar

News Feed