oleh

AMPJ Geruduk Mahkamah Agung Tuntut Terdakwa Gelar Akademik Palsu Di Vonis Berat

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jakarta – Aliansi Mahasiswa Peduli Jambi pada senin (07/02) lakukan aksi demo didepan kantor Mahkamah Agung RI dijakarta terkait sidang tuntutan Terdakwa Jumawarzi S. H anggota DPRD Tebo F-Gerindra.

Fauzan dan Ardian Korlap Aksi Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Jambi mengatakan bahwa terdapat beberapa kejanggalan di persidangan pada tanggal 04 februari 2020 dengan agenda Pembacaan Tuntutan oleh JPU Kejari Tebo.

Dengan isi tuntutan yang dibacakan oleh Yoyok Jaksa Penuntut Umum Kejari Tebo terdakwa hanya dituntut dengan kurungan 1 tahun penjara dan denda 20 juta subsider 1 bulan penjara.

Diduga Hakim Pengadilan Negeri Tebo telah merencanakan untuk memvonis terdakwa jumawarzi dengan hukuman percobaan. serta adanya indikasi dugaan Jaksa dan Hakim telah menerima suap dan syarat dengan praktik jual beli pasal yang, bahkan santer terdengar bahwa hakim akan memutuskan dengan hukuman percobaan.

Pasalnya berdasarkan pantauan kami di persidangan pada saat sidang terdapat satu pasal yang dihilangkan. sementara dalam SIPP PN tebo, Terdakwa Jumawarzi S.H didakwa dengan 2 pasal yang berbeda dengan ancaman penjara diatas 10 tahun.

Terkait perkara yang masih dalam proses persidangan di PN tebo yang dinilai terdapat banyaknya kerancuan tersebut, Aliansi Mahasiswa Peduli Jambi melakukan aksi demo didepan Kantor Mahkamah Agung RI.

Dimana dalam aksinya Fauzan dan Ardian Selaku Orator menyampaikan 3 isi tuntutan antara lain:

1.Meminta Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia memerintahkan Kepala Badan Pengawas Mahkamah Agung Republik Indonesia agar mengawasi proses persidangan Perkara Nomor 138/Pid.Sus/2019/PN Mrt.

2.Meminta Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia memerintahkan Kepala Badan Pengawas Mahkamah Agung Republik Indonesia agar memeriksa Saudara Armansyah Siregar, S.H, M.H selaku Ketua Pengadilan Negeri Tebo dan Saudari Rinto Leoni Manullang, S.H, M.H selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tebo terkait indikasi dugaan pelanggaran Kode Etik.

3.Meminta Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia memerintahkan Saudara Armansyah Siregar, S.H, M.H selaku Ketua Pengadilan Negeri Tebo dan Saudari Rinto Leoni Manullang,S.H, M.H selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tebo agar memutuskan Perkara Nomor138/Pid.Sus/2019/PN Mrt dengan terdakwa Saudara Jumawarzi dengan hukuman maksimal sesuai dengan pasal dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum.Karena ada indikasi dugaan Saudara Armansyah Siregar, S.H, M.H selaku Ketua Pengadilan Negeri Tebo dan Saudari Rinto Leoni Manullang, S.H, M.H selaku Hakim dalam perkara tersebut memutuskan dengan hukuman percobaan.

Komentar

News Feed