Antara 6 Buruh Terlapor dengan Gubernur WH Berujung Damai

BANTEN190 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia| Pinang- Aksi unjuk rasa buruh disaat menjelang akhir tahun 2021, yang merangsek ke dalam Pendopo Gubernur Banten, berakibat pada ranah hukum. Gubernur Banten WH tidak terima, dan melaporkan 6 buruh ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH), yaitu ke Polisi Daerah (Polda) Banten.

Dalam waktu singkat, kemudian Polda sempat mengamankan 6.buruh terlapor, meskipun tidak lama kemudian pihak dari Polda menangguhkan penahanan terhadap 6 buruh terlapor.

Dari peristiwa tersebut timbulah polemik berkepanjangan, pro kontra deras menghujani bumi pertiwi Banten yang tercinta. Berbagai elemen dari masyarakat saling pro kontra, mereka berjibaku melalui media dengan mengeluarkan aspirasinya untuk mencari dan menuntut pembenaran.

Upaya dalam mencari solusi untuk mengarah jalan damai antara pihak buruh dengan Gubernur WH, oleh berbagai pihak terus berjalan. Meskipun tidak mudah, berbagai langkah terus dilakoni.

Tak sia – sia perjuangan upaya damai telah sampai pada waktunya, belum lama ini telah terjadi penandatangan kesepakatan damai antara 6 buruh terlapor dengan Gubernur Banten Wahidin Halim. Pinang (4/1/2022).

Pada waktu penandatangan kesepakat itu, juga turut dihadiri oleh Sekertaris dari PDIP Banten, Asap Rahmatullah, seraya mengapresiasi.

“Saya harus memberikan apresiasi yg setinggi-tingginya kepada gubernur, atas langkah perdamaian dengan buruh, dan mencabut segala tuntutan atas hukum.Seperti yang selalu saya sampaikan, saya selalu menyampaikan kritik tidak didasari atas subyektifitas saya, tapi selalu didasari obyektifitas yg konstruktif, karna bagai manapun saya harus memberikan penilaian positif juga apa yang dilakukan gubernur meletakan kepentingan nya untuk banten semata.sekali.” Papar asep.

Tambahnya, Asep merasa berterimakasih dan juga mengapresiasi kepada para buruh yang juga meletakan kepentingan buat Banten, tidak semata hanya kepada tuntutan UMR dan UMK, ” salut buat para buruh, mari kita bangun komunikasi yang lebih baik buat kepentinga Banten secara umum.” Pungkas Asep. (YG).