Apif tsk ??? Aktivis Jambi telanjang dada virtual

Jambi272 Dilihat

Investigasi bhayangkara Indonesia com Jambi

Beredarnya berita dari beberapa media online di Jambi hari ini Kamis, 15/27, bahwa orang dekat mantan Gubernur Jambi ZZ yaitu AF telah menyandang status TSK, dari informasi Kuasa hukum TSK lainnya yang diperiksa sebagai saksi oleh KPK.

Walaupun berita telah ditetapkannya status TSK kepada anggota DPRD Jambi dari partai Golkar tersebut belum resmi dirilis oleh KPK-RI, tetapi informasi tersebut sudah menjadi perbincangan hangat dan disikapi serius oleh para Aktivis Anti korupsi di Jambi

Dalam suasana pandemi covid saat ini, beberapa orang pentolan aktivis Anti korupsi Jambi menyikapi informasi tersebut dengan cara melakukan Meeting Room tanpa mengenakan baju (telanjang dada), simbol telanjang dada ini dikiaskan bahwa KPK harus berani menelanjangkan kasus ketok palu 2017-2018 secara vulgar.

Kasus yang melibatkan hampir 100% Anggota DPRD propinsi Jambi periode 2014-2019 tersebut dinilai oleh para aktivis terlalu bertele-tele dan terkesan penetapan para tersangka masih
“TEBANG PILIH”

Hafiz Alatas dkk ketika dikonfirmasi media ini memaparkan ” kita melakukan Aksi telanjang dada pada Metting Room,adalah bentuk kritikan kita kepada pihak KPK yang terkesan sangat lamban untuk menuntaskan kasus ketok palu yang sudah 3 tahun lebih berjalan, bahkan ada terpidana nya sudah bebas (asiang, penyuap)
tegas nya.

Berita telah di TSK kan nya Afif irmansyah bagi kami bukan lah isu yang dahsyat pada kasus ini, kami berharap pihak KPK melakukan efek kejut yang bisa membuat rakyat di negeri ini percaya terhadap kinerja lembaga anti Rasuwa, jika para penyidik menetapkan anggota² DPRD Jambi yang masih aktif sekarang ini, yang notabene mereka terlibat dalam kasus ketok palu 2017-2018 lalu, misalkan seperti ROHIMA,istri mantan gubernur Jambi H.Fachrori Umar, kalau sekelas ini kan baru kita angkat jempol untuk KPK.
Afif itu memang kunci dalam kasus ini, tapi kami menganggap dia pada saat itu adalah keroco. Tegas Acok.

Kami tetap menilai pihak KPK dalam penanganan kasus ketok palu Jambi ini berjalan seperti “KEONG” , kalau kinerja nya seperti ini, memang sangat pantas isu bubarkan KPK perlu digaungkan kembali,mereka bekerja seperti kurang vitamin, tutup Iqbal A anggota Lembaga pengawasan dan Investigasi Tidak Pidana korupsi (LPI TIPIKOR di Jakarta.

(…….)