oleh

ARKB Minta Temuan BPK di Proyek Gedung RSUD Kendal Diusut Tuntas

Kendal- investigasibhayangkara.com Aliansi Rakyat Kendal Bersatu ( ARKB) Kendal meminta temuan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) RI di Proyek Pembangunan Gedung Hemodialisa di RSUD Kendal Tahun 2019 segera diusut tuntas, karena diduga ada ketidakwajaran dalam perhitungan kerugian negaranya.

Hal ini sebagaimana disampaikan salah seorang Aktivis ARKB Kendal, Imam Subagyo yang masih mempertanyakan proyek itu,” Saya dapat info kerugian negara atas proyek gedung RSUD itu nilainya lebih besar dari yang harus dikembalikan, ini Khan bisa saja indikasi adanya tarik ulur kepentingan. Itu harus diusut tuntas Mas,” ujarnya. ( Rabu, 1/7).

Sementara itu Direktur RSUD dr Soewondo Kendal, dr. Haris saat dikonfirmasi hanya menjawab singkat,”
Maaf, silahkan tanya ke Inspektorat Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Ditempat terpisah Kepala Inspektorat Kendal, Sugeng Prayitno membenarkan adanya temuan BPK RI di Proyek Gedung RSUD Kendal dan sudah ada kesiapan untuk mengembalikan kerugian negaranya,” Sudah dikembalikan , tapi belum semuanya dari total Rp 249 jutaan. Tapi masih ada tenggang waktu untuk pengembaliannya,” ujarnya.

Dan Sugeng juga menjelaskan bahwa memang sebelumnya temuan kerugiannya mencapai Rp 600 jutaan, namun setelah dilakukan klarifikasi data dari keduabelah pihak kerugian pengembaliannya hanya Rp 249 Juta,” Ya sudah di Inspektorat hanya segitu yang harus dikembalikan,” terangnya. Dalam Pantauan Media ini, memang kabar berhembusnya temuan BPK RI atas Proyek Gedung Hemodialisa di RSUD Kendal ini telah menjadi sorotan para aktivis Kendal. Dan Lelang Proyek Gedung tersebut melalui Panitia pengadaan Pokja 4 pengadaan barang jasa di ULP Kendal. ( Syailendra/TIM)

Komentar

News Feed