oleh

BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA JAYAPURA KERJASAMA DENGAN BADAN PERTANAHAN KOTA JAYAPURA UNTUK MENENTUKAN ZONA NILAI TANAH(ZNT) DI LIMA DISTRIK

-Daerah-17 views

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Papua – Dengan adanya perjanjian kerjasama Pemerintah kota Jayapura dengan kantor Pertanahan kota Jayapura nomor :180 /1708 dan nomor : 660/SKB-91.02 /VII/2019 tanggal 25 Juli 2019 tentang persertipikatan Tanah,penanganan permasalahan Aset tanah dan pengintegrasian data pertanahan dengan perpajakan Daerah maka kami selaku Kepala Badan Pendapat Daerah Kota Jayapura , Menggelar sosialisasi Zona Nilai Tanah (ZNT) Bagi dunia usaha , Pimpinan PPHT kepala Distrik Tokoh Masyarakat dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD ), sosialisasi ini di buka oleh Walikota Jayapura DR Benhur. Tomi Mano yang diwakili Wakil Walikota Ir.Rustam Saru MSi ,pada. hari Kamis 13 Pebruari 2020 pukul 11.00 Wit yang bertempat di Ruang rapat Walikota Jayapura , dalam arahan Wakil Walikota minta peserta rapat dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik sehingga pada saat penatapannya tidak menimbulkan masalah karena setelah pengkajian ulang KPK RI dan membaca nilai aset Kota ditemui rendahnya harga tanah di kota ini untuk itu telah dilakukan survei ulang dan diambil sampel dari 16 titik zona komersial yang dikoordinir langsung oleh BPN Kota Jayapura. Lanjutnya situasi berkembangnya pelaku bisnis dikota ini mempengaruhi Nilai objek jual tanah (NJOT) inilah suatu fenomena kota berkembang saya berharap kedepannya kalau ada yang jual tanah sudah tahu nilai transaksi yang wajar sehingga tidak ada lagi masalah dalam transaksi jual belih , Zona Nilai Tanah tentu dapat menambah PAD, saya berikan Apresiasi kepada Semua pelaku Bisnis dan pimpinan OPD karena di tahun 2019 PAD kita mencapai 200. Milyar lebih sehingga target kita ditahun 2020 ini 220 Milyar jelas wakil walikota Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda Kota Jayapura ROBBY KEFAS AWI, SE ketika di temui menjelaskan bahwa Perkembangan kota turut mempengaruhi harga tanah dan ini suatu potensi untuk pendapatan asli daerah misalnya bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan ,(PBB-P2) oleh sebab itu kami suda punya basis data sebagai instrumen dasar penetapan nilai perolehan objek pajak (NPOP) dan nilai jual objek Pajak (NJOP ) yang nantinya digunakan oleh Bapenda kota Jayapura sebagai penghitungan besarnya nilai BPHTB dan PBB-P2
beber ka Bapenda , ROBBY KEFAS AWI Nilai tanah rata rata permeter untuk kawasan komersial /CBD khusus ruko di tiap Distrik sebagai berikut Distrik JAYAPURA UTARA kawasan Ruko Pasifik Rp.19.870.000 Jalan Akhmad Yani Rp.15.202.000. Jayapura Selatan Jalan kelapa Dua Entrop Rp. 14.008.000 Jln Raya Abepura (bucen dan Polimak ) Rp.13.406.000. Distrik Abepura Jln raya Abepura kantor otonom s/d Uncen Rp.14.274.000.Jln Gerilyawan (lingkar Abe-Tanah hitam) RP. 13.266.000. Jln Baru Pasar Lama Rp.11.437.000 Jln Poros Pasar Yotefa Rp. 9.786.000. DISTRIK Heram . Jln Abepura-Sentani Rp.10.807.000. Jln ke Perumnas III Waena Rp. 4.481.000 Distrik Muara Tami Jln Poros Koya Barat Rp. 3.531.000.Harapan saya dengan adanya sosialisasi ini maka masyarakat dapat mengetahui nilai jual tanah mereka yang ada di area pelaku bisnis kota ini turut hadir Ketua Komisi C DPR Kota Jayapura PLH Sekda Kota Jayapura dan Sejumlah undangan Tutur Ka Bapenda kepada awak media //Jhon R

Komentar

News Feed