Bamsoet Dukung Putusan Munas 2019: Airlangga Capres Golkar

Umum177 Dilihat

Jakarta, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo alias Bamsoet menegaskan dirinya mendukung penuh putusan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 2019 yang memutuskan bakal mengusung Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.
Pernyataan itu disampaikan Bamsoet saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Pekan Olahraga Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (28/1).

Golkar Diklaim Solid Airlangga Capres, Perbedaan Cuma Suara Pribadi
“Sampai saat ini belum ada perubahan. Sebagai kader, saya dan Mas Ahmad Doli Kurnia Tanjung wajib mendukung penuh keputusan Partai Golkar,” kata Bamsoet dalam keterangannya yang diterima Jumat (28/1).

Lebih lanjut, Bamsoet menyampaikan bahwa KAHMI dan HMI secara organisasi memang tidak terafiliasi ke politik tertentu. Namun, ia mengingatkan, peran kader KAHMI dan HMI dalam pembangunan politik kebangsaan sangat besar. Menurutnya, sebanyak delapan kader KAHMI duduk sebagai menteri di kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin saat ini.

Bahkan sampai ikut menentukan kondusifitas politik dan arah masa depan bangsa. Di pemerintahan saja tercatat setidaknya ada delapan kader KAHMI yang menjadi menteri. Lebih banyak lagi di DPR, DPD, DPRD, gubernur, bupati dan wali kota,” ujar Bamsoet.

Golkar Kukuh Usung Airlangga Jadi Capres 2024
Sebelumnya, politikus senior Partai Golkar, Idris Laena, mengungkapkan bahwa tokoh-tokoh senior partainya solid mendukung keputusan mengusung Airlangga menjadi capres pada Pilpres 2024.

Dia berkata, seluruh kader Partai Golkar dari level pusat hingga daerah solid mendukung keputusan hasil Munas Golkar 2019 tersebut.

“Faktanya, kader partai secara kelembagaan dari DPP, DPD provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, hingga kelurahan dan desa solid mendukung keputusan partai mengusung Airlangga Hartarto sebagai capres 2024,” kata Idris , Selasa (25/1).

Menurutnya, pernyataan berbeda terkait sosok yang hendak diusung Golkar di Pilpres 2024 hanya bersifat pribadi kader tertentu saja.