Bamsoet : Tim Mitigasi IDI melaporkan hinggq 3 Agustus ini sebanyak 640 dokter meninggal Dunia

MPR RI178 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jakarta – Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melaporkan hingga 3 Agustus ini sebanyak 640 dokter meninggal dunia karena terpapar Covid-19,

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Meminta kemenkes memberikan perlindungan yang maksimal kepada dokter yang bertugas sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 karena tidak cukup hanya dengan APD lengkap, pemerintah harus mempunyai cara agar para dokter dapat lebih aman dalam menjalankan tugas. Terhadap dokter yang gugur dalam bertugas MPR turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya, dan berharap negara dapat menghargai pengorbanan mereka.

Agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Dinas Kesehatan daerah untuk mengevaluasi sistem pengamanan dalam penanganan pasien Covid-19 khususnya di wilayah dengan persentase kematian dokter terbanyak, mengingat hingga saat ini masih terus bertambahnya nakes yang terkonfirmasi positif maupun yang meninggal akibat Covid-19. ” jelas Bamsoet

Bamsoet juga Meminta kemenkes sudah memulai merealisasikan pemberian vaksin dosis ketiga atau booster bagi para nakes secara merata, sebagai salah satu upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada dokter dan nakes lainnya, sebab pemberian dosis ketiga dinilai dapat menciptakan kekebalan yang maksimal terhadap varian mutasi virus yang ada. Mengingat, perkembangan virus Covid-19 menjadi beberapa varian dan lonjakan kasus positif membuat nakes banyak terpapar Covid-19 meski telah menerima dosis Sinovac.

Dan Meminta Kemenkes untuk terus memantau dan memperhatikan kondisi nakes saat bertugas, dengan memberikan vitamin dan makanan bergizi serta jam kerja yang efisien sebagai salah satu upaya dalam menjaga kesehatan/imun nakes.

Serta Meminta komitmen kemenkes untuk terus berupaya memberikan proteksi atau perlindungan maksimal terhadap nakes yang berjibaku di lapangan merawat pasien Covid-19, disamping terus memperhatikan hak-hak nya terpenuhi seperti pemberian insentif tepat waktu.( Red/Tomi)
Sumber : Ketua MPR RI Bambang Soesatyo