oleh

BERAKHIR RICUH, POLISI HENTIKAN SEMENTARA TURNAMEN SEPAK BOLA DI KIMBIM

Investigasi Bhayangkara Indonesia. com. Jayapura- Pada hari Senin Tanggal 17 Agustus 2020, bertempat di Lapangan Bola Distrik Asologaima Kabupaten Jayawijaya, Pertandingan final sepak bola antara Tim Tolikara Missi dengan Tim Napua dalam rangka memeriahkan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI berakhir ricuh.

Dalam keributan antara pemain dan suporter tersebut mengakibatkan 23 (dua puluh tiga) orang mengalami luka-luka dan pertandingan terpaksa dihentikan.

Kabag Ops Polres Jayawijaya Kompol Ramon R. L. Tahapary yang turun ke lapangan untuk memediasi kejadian tersebut menyatakan bahwa kejadian berawal saat pertandingan sedang berlangsung namun tiba-tiba masyarakat masuk dan melakukan pemukulan kepada pemain Napua sehingga memicu terjadinya keributan.

Situasi berhasil diredam oleh anggota Polsek Asologaima dibantu dengan anggota TNI dan saat kami lakukan mediasi kedua belah pihak sepakat akan menyelesaikan permasalahan tersebut esok hari di Polsek Asologaima.

Sementara untuk korban hanya mengalami luka ringan saat bentrokan terjadi dan pihaknya juga telah meminta pelaku pemukulan, panitia, pelatih, manager dan kapten dari masing-masing tim untuk hadir di Polsek guna menyelesaikan permasalah tersebut agar masalah cepat terselesaikan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH, mengatakan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban Jiwa. Kesalahpahaman yang terjadi saat ini tengah diselesaikan oleh pihak Polres Jayawijaya bersama panitia pelaksana.

 

Jayapura, 18 Agustus 2020

Komentar

News Feed