BNN Provinsi Sumsel Ungkap Pelaku dan Barang Bukti Sabu seberat 15 Kg

Sum-Sel287 Dilihat

Investigasibhayangkara.com Sumsel-Palembang

Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi, SH di dampingi Kabid Brantas BNNP Sumsel Kombes Pol Agus Sudarno pimpin Press Release ungkap Tiga pengedar Sabu 15.000gram atau seberat 15 Kg, di Kantor BNN Provinsi, Jakabaring Kota Palembang, Senin (31/1/2021).

Pelaku yang ditangkap BNNP Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan terkait jaringan narkotika lintas wilayah Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Minggu (30/1/2022).

Tiga orang yang di tangkap EY, AF dan AR saat melewati jalan tol daerah Mesuji kabupaten OKI, saat membawa 15 paket yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 15 kg.

Ditangkapnya tiga tersangka oleh BNNP Sumsel merupakan hasil pengembangan jaringan Pekan Baru sejak 2019.

Selain menangkap tiga tersangka yang di duga sebagai kurir ikut juga di amankan sebuah mobil jenis Avanza yang di gunakan tersangka dari Lampung tujuan kabupaten OKl.

Sementara, Sabu yang di amankan dibungkus plastik warna biru teh China. Penangkapan tiga pelaku yang membawa sabu hasil kordinasi dengan polisi lalu lintas Polres OKl yang berhasil mencegat kendaaran yang digunakan pelaku di jalan tol. Sabu tersebut di temukan polisi berada dalam tas jenis travel bag di bungkus plastik teh China dalam mobil jenis Avanza B.2165 TOL warna hitam.

“Pengungkapan kasus merupakan pengembangan kasus sekitar tahun lalu. Komplotan ini ditangkap Minggu, (30/1/2022) sekitar jam.10.00. Kita amankan tiga tersangka berikut sabu sebagai barang bukti terdiri dari 15 paket dengan berat total 15 kg, dan sekarang lagi kita kembangkan,”kata Kepala BNNP Sumsel Brigjen Djoko Prihadi SH.

Barang dari Pekan Baru tersebut, Djoko Prihadi, merupakan pesanan kelompok Mesuji OKl. Pihaknya akan terus mengembangkan jaringannya hingga ke akar akarnya. Dimana pada tahun lalu pihaknya mengamankan 19 kg sabu.

“Mereka berangkat dari Pekan Baru, tiga tersangka berdasarkan KTP yang dimiliki merupakan warga Sumateta Barat,” ungkap Jenderal Bintang Satu tersebut. (Amru IBI).