oleh

BNNP Sumsel Berhasil Mengamankan 4.600 Gram Shabu dan 7000 Butir Ekstasi di Saringan Udara Mobil Truck

Investigasibhayangkara.com Sumsel-Palembang, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel berhasil mengagalkan narkoba jenis sabu dan pil ektasi, yang dibawah warga Aceh mengunakan jalur darat untuk diedarkan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Tiga pelaku duanya warga Aceh ini, berhasil diamankan pimpinan Kombes Pol Habi Kusno, SH, MH dan Kompol Dwi Handoko, SH, MH, yang sebelumnya sempat terkecoh, lantaran barang haram tersebut di sembunyikan pelaku di tempat penyaringan udarah kendaraan mobil colt atau mobil truk.

“Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat,” jelas Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Jhon Turman Panjaitan, Senin (20/7/2020) dalam keterangan persnya.

Barang haram yang akan diselundupkan melalui jalur darat ini, mengunakan kendaraan Colt dan kendaraan Bus ATS dengan tujuan Aceh, Tembilahan dan Pali.

Penangkapan pelaku pertama jaringan Aceh Pali dari kedua tersangka IR dan JD warga Aceh  sekitar pukul 17.00 Wib 16 Juli 2020 lalu  di daerah Babat Supat, ungkapnya.

Petugas, sebelumnya telah melakukan pengintain pelaku mengendarai mobil Mitsubishi truk warna kuning bernopol BL 8550 PZ, ketika berhenti di rumah makan pagi sore Sungai Lilin sekitar pukul 20.00 Wib kedua tersangka baru dilakukan penyergapan.

“Dalam saringan udara mobil dan ditemukan barang bukti yang terbungkus dalam plastik warna hitam didalam saringan udara mobil seberat lebih kurang Shabu seberat 600 gram,” jelasnya.

Lalu tersangka diamankan guna diproses lebih lanjut, BNNP Sumsel juga mendapatkan informasi akan ada pengiriman narkotika dalam jumlah besar berasal dari Tembilahan menujuh Palembang lewat jalan darat dengan kendaraan bis dan team langsung memeriksa bus-bus yang lewat dilintas Jambi Palembang dan ditemukan dua bus, yaitu bus NPM dan ATS lalu dilakukan pemeriksaan terhadap bus-bus tersebut dan ditemukanlah tersangka MN jaringan Tembilahan Indra Giri Hilir Provinsi Riau Palembang yang berada di bus ATS.

“Pelaku diamankan di rumah makan Musi Indah ketika bus tersebut sedang istirahat dan didapatkan empat bungkus plastik yang berisi lebih kurang 4000 gram sabu yang dikemas dalam bungkusan Milo dan 7 bungkus plastik diduga narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 7000 butir,” tegasnya.

Dan ketiga tersangka tersebut dikenakan pasal 114 ayat 2 dan pasal 122 ayat 2 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“BNNP Sumsel ingin menutut kepada mereka hukum mati di pengadilan,”tambahnya.
(Amru IBI).

Komentar

News Feed