oleh

BNNP Sumsel Lakukan Pemusnahan Narkotika Jenis Sabu 35 Kg dan Pil Ekstasi 34.420 Butir

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Palembang – Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Jhon Thurman Panjaitan Pimpin langsung dalam Melakukan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika hasil ungkap kasus beberapa waktu lalu (10/12/2019) Melalui kegiatan ini semua dapat melihat bukti dari hasil kerja BNNP Sumsel. Pemusnahan yang dilakukan di Kantor BNNP Sumsel Jl. Gubernur H. A. Bastari Komplek OPI Jakabaring, Palembang, Selasa (11/2/2020).

“Pemusnahan barang bukti wajib dilaksanakan selain sebagai amanat undang-undang juga sebagai transparansi pihak kami kepada masyarakat,” kata Kepala BNNP Sumsel Jhon Thurman Panjaitan, terangnya.

Dalam penangkapan pelaku pertama di tangkap di Jalan Betung – Sekayu Kec. Betung Kab. Banyuasin, Setelah dilakukan pengembangan didapatkan informasi akan ada transaksi lagi tepatnya di parkiran sebuah Hotel di Jl. Alamsyah Ratu Prawiranegara Musi II Palembang, pelaku J alias Yabot (27).

Dari awalnya inisial J M (30) dan R (29) pelaku yang sudah (Alm), di tangkap dipinggir jalan Betung Sekayu Kab. Banyuasin dan setelah di lakukan pengeledahan di dapat 5 tas besar yang berisi 36 bungkus dengan berat 36 Kg dan 20 bungkus plastik berisikan
32.570 butir ekstasi.

Jumlah narkotika yang di musnahkan adalah, sabu berat 35 ribu gram lebih, ekstasi sebanyak 34.420 butir. Dan dilakukan terlebih dahulu pengetesan barang bukti dari pihak Labfor Palembang, Jika barang bukti yang diperiksa ternyata bukan lagi narkotika maka prosedur salah. Dan setelah dilakukan pengecekan dan dites terbukti dari barang bukti tersebut berubah menjadi warna biru kegelapan oleh Tim Labfor Palembang, maka ternyata semua barang buktinya mengandung unsur narkotika. Jadi semua barang-barang terlarang ini wajib di musnahkan.

Dari penyampaiannya Kepala BNNP Sumsel “Saya berharap melalui ungkap kasus dan pemusnahan barang bukti tersebut, merupakan transparansi terhadap kinerja yang di lakukan BNNP Sumsel kepada masyarakat, tegasnya. (Amru IBI)

Komentar

News Feed