Bupati Bangka Buka Gerakan Pencegahan Stunting Di Desa Rebo

Berita Hari Ini285 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Sungai Liat

Bupati Bangka membuka Kegiatan Pencegahan Stunting di Desa Rebo dan bertempat di Kantor Balai Desa Rebo Kecamatan Sungai Liat, Rabu (8/3/2023).

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.

Dalam sambutannya Bupati Bangka Mulkan,SH,MH menyampaikan Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) ditetapkan target penurunan Stunting Nasional pada Tahun 2024 sebesar 14 %.

” Hasil surveilans gizi melalui elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat prevalensi Stunting balita di Kabupaten Bangka Tahun 2021 Sebasar 1,68 % turun menjadi 1.34 % pada Tahun 2022, dengan 10 Desa lokus Stunting Tahun 2023 yang harus difokuskan untuk di intervensi,” Ungkap Bupati Bangka Mulkan,SH,MH.

Salah satu dari 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting adalah pilar kedua tentang kampanye Nasional dan komunikasi perubahan prilaku yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman serta mendorong perubahan prilaku untuk mencegah Stunting.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Bangka Syahbudin, S.IP, M.Tr.IP sebagai narasumber menyampaikan Pencegahan Stunting Tahun 2023 harus turun caranya adalah dengan gizi seimbang.

” Stunting ini sangat penting dikarekan visi Tahun 2045 penurunan Stunting harus terus menerus turun Tahun 2024, Untuk itu Pemerintah Kabupate Bangka Berkomitmen memberi dukungan terhadap kegiatan penurunan Stunting dan berharap upaya penurunan Stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu juga diharapkan dapat memetakan analisis dan situasi terhadap Stunting ini,” Jelas Syahbudin, S.IP, M.Tr.IP.-

(Ach IBI).