oleh

Bupati Nabire Nyatakan Sekolah Diliburkan, Bandara dan Pelabuhan dilakukan pengawasan ketat

-Daerah-14 views

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Nabire – Papua Dalam mengantisipasi masuknya Covid-19, Pemkab Nabire menutup dan membatasi semua akses publik hingga 31 Maret 2020.

Bupati Nabire, Isaias Douw katakan , untuk mencegah bahaya virus Corona di Nabire, semua aktivitas SKPD dan sekolah-sekolah akan diliburkan mulai besok hingga kembali aman dari Covid-19.

“Virus Corona ini bahaya sekali, jadi masyarakat dari Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Intan Jaya yang selalu naik turun itu mulai sekarang berhenti,” kata Douw, Selasa (17/3/2020).

Bupati Nabire juga ingatkan supaya dinas perhubungan hati-hati dalam menjalani tugas di bandar udara maupun laut.

“Airport juga harus dijaga ketat dan juga pelabuhan laut harus dibatasi. Masyarakat tidak usah mondar-mandir lagi setiap hari, dan itu akan dibatasi juga,” tegasnya.

Ia mengajak kepada para pimpinan di wilayah Meepago agar menjaga keselamatan warga setempat.

“sebagai bupati kami harus jaga kesehatan dan keselamatan masyarakat karena kami bisa jadi bupati karena masyarakat yang pilih,” ujar Douw.

Bupati Isaias Douw telah mengeluarkan imbauan bagi sekolah-sekolah yang ada di kabupaten Nabire untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar (KBM) hingga tanggal 31 Maret 2020

Lanjutnya , terutama pendekatan melalui gereja, masjid, vihara, RT, RW dan semua komponen yang berkaitan langsung dengan warga dan sampaikan menggunakan bahasa yang bisa diterima.
dalam kesempatan yang sama Keiya membeberkan beberapa tuntutan SAC Nabire yang ditujukan ke Pemkab Nabire, antara lain:

SAC Nabire meminta dengan tegas dan hormat kepada pemerintah daerah, sebelum virus Corona tiba di Nabire, wajib perbanyak sosialisasi kepada warga dengan berbagai cara, terutama pendekatan melalui gereja, masjid, vihara, RT, RW dan semua komponen yang berkaitan langsung dengan warga dengan bahasa yang bisa diterima oleh seluruh lapisan warga.

SAC Nabire meminta dengan tegas kepada pemerintah kabupaten Nabire agar batasi seluruh akses masuk melalui darat, udara dan laut demi mencegah masuknya Virus Corona di Nabire
saya minta kepada Pedagang penjual Masker dapat melayani Masyarakat Nabire Jika ada apotik atau toko menaikan harga secara sepihak dan menjual dengan harga yang mahal, pemerintah mencabut izin usahanya
saya harap Perhubungan dan Dinas Kesehatan Nabire, segera mengambil langkah yang cepat dan tepat pada beberapa pintu masuk utama virus Corona, terutama bandara dan pelabuhan laut.

Kepada beberapa pemerintah kabupaten, seperti Pemkab Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, dan Pemkab Waropen yang berdekatan dengan Pemkab Nabire, agar bersatu membantu dalam bentuk moril maupun material kepada Pemkab Nabire dalam pencegahan masuknya virus Corona di Nabire. dan sebagai respon Pemda Nabire Kepada petugas Kesehatan. maka hari ini kami menyerahkan 1 unit mobil operasional Puskesmas Nabire untuk melayani Masyarakat Tutur Bupati Nn abire // Agus Kirihio IBI Nabire

Komentar

News Feed