oleh

Buruknya Kinerja Kepsek SDN 112227 Rasau Kec Torgamba,Gasak dana Buku dan Mobiler.

Investigasi Bhayangkara Indonesia, dah hampir satau minggu permasalahan terkait buruknya kinerja kepala sekolah SDN 112227 Rasau kecamatan Torgamba kabupaten Labuhanbatu selatan viral du media sosial bukan membuatnya ciut nyali,malah keluar bahasanya tidak genyat dengan pemberitaan.

Saat di temui kabid SD dinas pendidikan labuhanbatu selatan Amin Rambe kamis 23/7/2020 di ruang kerjanya Sosospan Kotapinang,menjelaskan,bahwa saya sudah panggil pak ibu kepala sekolah Hj.Nurliani,S.Pd dan beliau menyangkal bahwa buku seperti itu.
Para jurnalis yang datangi ruang kabid sampaika ,masih berani juga ibu kepsek tersebut katakan demikian iya,dengan fakta yang nyata,kalau sudah begini pola dan sistim pendidikan entah gimana jadinya dunia pendidikan ini,kata Yunan Rambe berarti tujuan pendidikan dengan pola pikir ibu kepsek tersebut bukan untuk mencerdaskan anak bangsa,akan tetapi jadi ajang korupsi.

Sementara jurnalis dari harian lainya menjelaskan dan bertanya bagaimana pula jadinya jika sekarang ini di masing -masing ruang belajar (rumbel )di dapatkan 39 murid satu ruangan dan satu meja tiga murid pada saat belajar,apa seperti itu aturan dan ketentuan menteri pendidikan…??
Yang kita tau satu ruangan hanya 25 murid paling banyak 28 murid,ini over kapasitas bagaimana inu kadis pendidikan…??
Serta coba di perhatikan mobiler (pelengkapan belajar meja kursi )hampir enam puluh persen rusak dan reot,pertanyaanya, sudah lima tahun ibu Hj.Nurliani Jadi kepala sekolah menggantikan sang suami H.Hasan Basri yang di mutasi jafi pengawas di sekolah yang di pimpin sang istri,tapi coba lihat bagaimana kwalitas sekolah tersebut,mulai dari mobiler hingga lainya sangat buruk,dan di duga sarat korupsi.
Ujar Bahaluddin Siregar yang anaknya juga sekolah di sana,harapan saya demi pendidikan lebih baik kedepan agar ibu kepala sekolah ini di copot dan di angkat kepala sekolah yang lebih baik lagi ujar Bahaluddin Siregar.( Sulaiman malaka )

Pengirim Berita :

Sulaiman malaka.

Komentar

News Feed