oleh

Cegah Corona, Polda Maluku dan TNI “Baksos” di Tempat Ibadah dan Fasilitas Umum

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona di wilayah provinsi Maluku, ratusan personil Polda Maluku yang di bantu dua pleton personil Den Zipur 5 Kodam XVI Pattimura dan satu pleton personil Lantamal 9 Ambon melaksanakan bakti sosial di beberapa tempat ibadah dan fasilitas umum di kota Ambon, Sabtu 14 Maret 2020.

Tempat Ibadah dan fasilitas umum yang menjadi sasaran bakti sosial kali ini adalah Masjid Al fatah , Gereja Katedral, Gereja Maranatha, Pelabuhan Yosudarso Ambon dan Bandara Pattimura Ambon.

Bakti sosial ini merupakan instruksi langsung presiden republik Indonesia Joko Widodo melalui Panglima TNI dan KAPOLRI dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia.

Bakti Sosial Polda Maluku ini di pimpinlangsung Karo Ops Polda Maluku, bersama Irwasda Maluku Kombes Pol Drs Sungkono. Dan Bakti sosial ini di rencanakan akan di laksanakan hingga minggu 15 Maret besok.

Terlihat dalam pelaksanaan bakti sosial ini personil gabungan TNI-Polri menggunakan semprotan cairan ASEPTIC GEL dan CHOLDIN 0,5 H/V yang di tuangkan ke dalam tabung semprotan yang berfungsi sebagai pembunuh virus dan kuman.

Kapolda Sendiri, usai memimpin langsung apel kesiapan bakti sosial ini, mengatakan, bahwa apel kesiapan dalam rangka bakti sosial ini adalah perintah Bapak presiden melalui Panglima TNI dan KAPOLRI.

“Olehnya itu mari kita sama sama jabarkan perintah ini di wilayah kita dengan baik,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, kerja sama dan soliditas antara TNI dan POLRI saat ini sudah sangat baik, olehnya itu dalam momen kerja sama seperti ini harus kita manfaatkan dengan sebaik mungkin.

“Terimakasih atas semua dedikasi baik yang sudah di berikan. Mari sama sama kita laksanakan bakti sosial ini dengan maksimal, terimakasih walau dalam keadaan terdesak namun semua tugas tugas dapat kita laksanakan dengan baik, selamat bekerja semoga apa yang kita laksanakan menjadi amal ibadah kepada kita semua,”Pesan Irjen Pol Drs Baharudin Djafar.

Reporter Wahyu Widodo/fath

Komentar

News Feed