Ciptakan Pengurus Adat Masa Depan, IPDKM Gelar Rakor dan Loka Karya Hukum Adat Dayak se Kabupaten Mempawah

KAL-BAR353 Dilihat

Investigasibhayakara.com Kalimatan barat
Mempawah – Puluhan Pemuda Dayak dan berbagai daerah di kabupaten Mempawah berkumpul di wisma Chandramidi Mempawah guna mengikuti serangkaian kegiatan Rapat Koordinasi dan Loka Karya Hukum Adat Dayak se Kabupaten Mempawah, pada Jumat hingga Sabtu (12-13/11/2021).

Kegiatan ini rutin dilaksanakan dalam rangka memperkuat gerak kerja organisasi IPDKM dan menciptakan calon pengurus Adat di masa yang akan datang

Tampak Hadir Bapak Krisantus Kurniawan,S IP ,M Si anggota komisi | DPR RI sekaligus ketua Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kalbar, Kapolres Mempawah diwakih Bapak IPDA Ahmad Gozali, SH Kanit I Sat Reskrim Polres Mempawah, Dandim Mempawah yang diwakili Bapak Efendi, Pasi Intel Kodim 1201 Mempawah, Ahmadi, S Kom anggota DPRD kabupaten Mempawah, Ketua DAD Mempawah yang diwakih Ketua I, Bapak Rupinus, Timanggong Toho sekaligus pemateri Martinus Iyong dan kepala desa Dema kecamatan Anjongan Herkulanus

Menurut Rodes, kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari imi bertujuan untuk memupuk rasa persaudaraan antar sesama pengurus IPDKM dan menambah pengetahuan mengenai hukum adat yang ada di kabupaten Mempawah

“Saya berharap, dengan kegratan ini Pemuda Dayak di kabupaten Mempawah siap dan mampu mempertahankan adat istiadatnya di masa yang akan datang Peserta yang hadir ini nantinya dituntut agar bisa menghitung besaran adat yang dikenakan sesorang ketika bermasalah dengan hukum adat” ungkap Rodes Suraj

Selain itu, Rodes selaku ketua panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur baik kepada Bapak Krisantus Kurniawan,S IP ,M Si Ahmadi, S Kom, MV. Febrianto, SE, dan Leo Van Art, S Sos anggota DPRD Kab Mempawah serta para kepala desa seperti kepala desa Dema, kepala desa Kepayang, kepala desa Pak Bulu, kepala desa Kecurit, kepala desa Toho Ilir, kepala desa Terap, kepala desa Ansiap, kepala desa Sikabuk dan kepala desa Bumbun,

Di tempat yang sama, Adrianus ketua IPDKM mengungkap bahwa kegiatan ini sangat penting dilaksanakan terlebih ketika dalam waktu dekat, begitu banyak perusahaan besar masuk di kabupaten ini Banyak para pendatang yang akan berada di beberapa wilayah. Apalagi menurutnya, kabupaten Sadaniang hingga ke kabupaten Landak akan menjadi jalur perlintasan perusahaan tambang terbesar di Indonesia

“Tak lama lagi kita akan menghadapi serangan besar-besaran dan beberapa perusahaan, baik dari sisi pembangunan maupun ketenaga kerjaannya. Jadi kita sebagai pemuda Dayak harus bersiap dwi Jangan sampai tak kebagian malah akan tergusur” tegas Adrianus

Dalam sambutannya, Kapolres Mempawah melalu Kanit | Sat Resknm Polres

Mempawah mengapresiasi kegiatan yang dilangsungkan selama dua hari itu. Karena menurutnya, hal ini membantu kinerja kepolisian dalam menangani beberapa kasus yang bisa diselesaikan sebelum ke pengadilan.

“Hal ini cukup membantu kami di kepolisian, selama kasus-kasus rtu dapat diselesaikan sebelum pengadilan kita selesaikan, kecuali kasus-kasus seperti Narkoba, dan lam sebagainya Selama itu baik kita dukung” tutup Ahmad Gozali,SH kan I Sat Reskrim Polres Mempawah
Agus Pangestu