oleh

Danrem 044/Gapo Hadiri Kegiatan Rapat Terkait Pemberlakuan PSBB Di Provinsi Sumatera Selatan

Investigasibhayangkara.com, Palembang – Komandan Korem (Danrem) 044/ Gapo Kolonel Arm Jauhari Agus Suraji SIP, S.Sos mendampingi Pangdam ll/Swj dalam undangan Rapat Gubernur Sumsel guna membahas Penetapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di kota Palembang dan Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (13/5/2020).

Bertempat di ruang rapat Bina Praja kantor Gubernur provinsi Sumatera Selatan, hadir dalam rapat Gubernur Prov. Sumatera Selatan H. Herman Deru, Wakil Gubernur Mawardi Yahya, Pangdam ll/Swj Mayjen TNI. Irwan, S. IP, M. Hum yang di dampingi Danrem 044/Gapo Kolonel Arm. Jauhari Agus Suraji SIP, S.Sos, Asops Kodam ll/Swj, Kabekangdam ll/Swj, Kakesdam ll/Swj, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S. MM, Seketaris daerah provinsi Sumatera Selatan Bpk H. Nasrun Umar, Walikota Palembang H. Harnojoyo, Walikota Prabumulih Ir. Ridho Yahya.

Dalam pembahasan penetapan pemberlakuan PSBB di wilayah kota Palembang dan Prabumulih, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan menegaskan kembali tentang kesiapan pemerintah dalam hal ini kota Palembang dan Prabumulih, ada beberapa syarat dalam penetapan PSBB itu sendiri dengan mengacu pada keputusan menteri kesehatan sebagai berikut, :
a. Bahwa data yang ada menunjukan telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus corona (Covid-19) yang signifikan dan cepat serta di iringi dengan kejadian transmisi lokal di wilayah kota palembang.
b. Bahwa berdasarkan hasil kajian epidemilogi dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek sosial ekonomi serta aspek lainnya perlu di laksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah kota Palembang provinsi Sumatera Selatan.

Gubernur menghimbau kepada masyarakat kota Palembang dan Prabumulih agar mengikuti aturan yang berlaku apabila sudah di tetapkan dan di berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hal ini di lakukan agar bisa cepat memutuskan mata rantai penyebaran corona (covid-19) sehingga masyarakat bisa hidup dengan situasi dan kondisi normal kembali.(Amru IBI).

Komentar

News Feed