oleh

Danrem 044/Gapo Mengisi Materi Kuliah di Universitas Sumatera Selatan

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Sumsel-Palembang

Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Brigjen Tni Jauhari Agus Suraji S.IP, S.Sos, mengisi materi universitas Sumatera Selatan, Rabu (9/9/2020).

Kegiatan Danrem 044/Gapo Brigjen Tni Jauhari Agus Suraji S.IP, S.Sos dalam Mengisi Materi kepada Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan melalui aplikasi ZOOM dengan tema “Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bagi Mahasiswa Baru Universitas Sumatera TA. Akademik 2020/2021” yang bertempat di Ruang Yudha Makorem 044/Gapo Jl. Jendral Sudirman, Km. 4.5 No.5, Kel. 20 Ilir, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang.

Pada kegiatan memberi kepada mahasiswa dan mahasiswi universitas Sumatera Selatan Danrem 044/Gapo di dampingi Kasiter Korem 044/Gapo Kolonel Inf Wirawan Eko Prastyo.

Materi yang di sampaikankan Danrem 044/Gapo yaitu bagaimana kehidupan berbangsa dan bernegara bagi mahasiswa baru pada universitas Sumatera, Seperti yang kita ketahui beberapa kejadian ysng menonjol pada saat sekarang ini yaitu, Kerusakan lingkungan luar biasa mengalahkan pembalakan liar, pencucian uang, dan kehidupan yang tidak disiplin. Kita menyadari bahwa kejadian ini bisa kita ambil manfaat, bisa kita ambil hal-hal yang bisa kita hindari yang bisa kita jadikan bahwa kita tidak melakukan hal-hal yang seperti yang kita sampaikan saat ini,”tandasnya.

Pusat penelitian data dan informasi badan narkotika Nasional hampir 6 juta di Indonesia yang menggunakan ada sekitar 2.000 dan ada yang hampir 2 ton yang menandakan bahwa penyalahgunaan narkoba biasa di mana 1.500 jiwa tiap tahunnya mengalami kematian akibat narkoba ini yang perlu kita waspadai bersama sebagai generasi bangsa sebagai patriot yang tinggi dan ancaman melalui media sangat luar biasa.

Sekarang Sumatera Selatan tahun ini 7 kabupaten akan melaksanakan Pemilu ini bisa menjadi apabila kita tidak menyikapinya atau terprovokasi dengan yang disampaikan pemerintahan ini. Hal-hal yang menjadi isu acuan bagi generasi muda bahwa kita tidak boleh memecah belah persatuan dan kesatuan dengan logika dari Indonesia menuju Indonesia emas. Kita ketahui bersama proklamasi kemerdekaan di 1945 terus membangun, “tuturnya.

Negara kita adalah Negara yang memang punya etika luar biasa. Di Negara kita semua Berbangsa, suku agama, dan etnis cukup luar biasa di Negara tersebut termasuk juga kemanusiaannya ini hal-hal yang harus kita jaga agar Negara kesatuan Republik Indonesia ini tetap eksis dan tetap berkembang. Kita sebagai generasi ke generasi yang ke depan sudah harus mulai menyerahkan estafet kepemimpinan kepada adik kita,” kata Danrem.

Sebelum mengakhiri materi yang di sampaikan Danrem 044/Gapo berpesan dan berharap kepada mahasiswa, Agar mampu menjalankan peranannya sebagaimana mahasiswa selaku penerus bangsa, tidak mudah terpancing atau terhasut oleh informasi yang belum tentu benar, jaga martabat sesama mahasiswa dan citra almamater, jangan suka mengeluh, tetapi cari solusinya agar tercapai sesuai dengan yang dicita-citakan, pandai berkomunikasi, berkoordinasi dan silahturahmi guna menjaga soliditas dan solidaritas sesama bangsa,” ujar Danrem.(Amru IBI).

Komentar

News Feed