oleh

Di duga dinas kesehatan Paluta Tidak Transparan dana Covid Rp. 5 Miliyar.

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Dinas kesehatan padang lawas utara yang di pimpin oleh plt dr Sri KN harahap saat di temui wartawan di kantor dinas kesehatan batu tambun gunung tua padang lawas utara 9/7/2020 dengan beberapa kabid dan stafnya.

Pada saat di temui plt kepala dinas kesehatan padang lawas utara dr Sri KN harahap bersama dengan kabid P2P ( penanggulan penularan penyakit dr afrida henni,saat wartawan meminta pada kadis kesehatan untuk di wawancarai terkait penanganan covid 19 di kabupaten padang lawas utara,plt kadis kesehatan Sri KN harahap terkesan tidak mau di wawancarai jurnalis dan mengarahkan pada kepala bidang penanganan penyakit menular dr afriana henni.

Saat itu juga sesuai arahan dan petunjuk dari plt kepala dinas kesehatan,kabid )P2P bersama beberapa wartawan di ruang kerjanya menyampaikan bahwa penanganan covid 19 di kabupaten paluta sudah sesuai dengan SOP ( sesuai operasiinal penanganan )serta arahan dari pemerintah pusat,kabupaten.

Lanjutnya kabid kepada wartawan,hal pendistribusian bahan kebutuhan dan keperluan untuk covid 19 dinas kesehatan telah mendistribusikan ke seluruh puskesmas yang ada di 17 kecamatan di kabupaten padang lawas utara.

‘ Dinas kesehatan dapat kucuran dana covid -19 Rp.5 miliyar “.

Ketika di pertanyakan pada kabid P2P besaran dana (uang )yang di terima dinas kesehatan padang lawas utara dr afrida henni menjelaskan adapun dana (uang ) untuk keperluan covid 19 sebesar Rp 5 miliyar khusus di lingkungan dinas kesehatan dan telah di salurkan ke 17 puskesmas yang ada di paluta ujarnya.
Serta menurut pengakuan kabid P2P dana tersebut bersumber dari APBD kabupaten padang lawas utara.

Selanjutnya pada hari yang sama waktu yang berbeda kepala puskesmas gunung tua dr herlina di ruang kerjanya menguraikan kepada wartawan ,sampai sejauh ini puskesmas gunung tua tidak pernah menerima uang hanya menerima hand sanitizer,masker,dan alat pelindung diri (APD) itupun masker dan sarung tangan banyak di supplay atau di bantu oleh anggota DPRD kabupaten paluta dan DPR RI pusat.

Lanjut dr herlina ( kapus gunung tua )sebagaimana yang bapak pertanyakan pada saya (kapus )puskesmas gunung tua sampai sejauh ini belum pernah mendapatkan kucuran dana yang khusus di peruntukan kepada para tenaga medis yang secara khusus menangani covid 19,yaitu dan insentif sebagaimana ketentuan yang di tentukan pemerintah pusat dan juga besaran dananya.
Harapan saya agar dana ini dapat se segera mungkin di bayarkan pada para tenaga medis yang telah bekerja keras tanpa pamrih dan memandang resiko agar musibah covid 19 dapat teratasi dan di tangani sebaik mungkin ujarnya.

Hal tersebut wartawan mencoba menkonfirmasinya pada bupati padang lawas utara Andar Amin Harahap melalui SMS WA jumat 10/7/2020 ,namun beliau tidak ada memberikan jawaban,sampai sejauh ini tidak ada jawaban yang bisa di terima dari bupati.( sulaiman malaka ).

Pengirim berita :

Sulaiman malaka

Komentar

News Feed