oleh

Di Duga penerbitan PERDES, PERDESMA Desa taman jaya cacat secara prosedural

Investigasi Bhayangkara Indonesia com Di duga pembuatan perdes taman jaya, dan perdesma cacat secara prosedural. Penerbitan PERDES, dan PERDESMA menuai kecaman keras dari beberapa warga masyarakat desa taman jaya. Karena pembuatan PERDES, dan PERDESMA tidak melalui tahapan tahapannya.boyaudin Selasa 30-03-2021.mengatakan kepada awak media.

Boyaudin menjelaskan. Kami tidak tahu apa yang di kerjasamakan oleh desa kami dengan desa-desa lain, termasuk dengan BKAD (badan kordinasi antar desa) kami tidak mengetahui sama sekali. Dan kami juga sudah menanyakan kepada, tokoh swasta, tokoh pengusaha. Dan kepada organisasi yang berada di desa taman jaya semuanya tidak mengetahui kerjasama tersebut. Dan satu lagi yang kami sayangkan tentang rancangan pembuatan PERDES desa taman jaya. Semua tokoh masyarakat tidak di libatkan di dalam pembuatan PERDES, dan PERDESMA yang dikerjasamakan dengan desa-desa lain. Koo aneh Gito loh, sementara di dalam permendagri no (111) tahun 2014. Tentang pedoman teknis peraturan di desa. Seperti di alenia ke (2) dan ke(3) menjelaskan,( rancangan peraturan desa yang telah di susun, wajib di konsultasikan kepada masyarakat desa, dan kepada camat harus di konsultasikan terlebih dahulu.) Sementara di alenia ke(3) menjelaskan. (Rancangan peraturan desa sebagai mana yang di maksud pada ayat (2). Di utamakan kepada masyarakat dan kelompok masyarakat, yang terkait langsung dengan subtansi materi tersebut).. nah seharunya itu yang harus pake patokannya. Jangan anda membuat aturan sementara cara membuat aturan tersebut anda langgar sediri. Tentu kami mengecam keras perdes tersebut harus di batalkan karena menurut kami cara pembuatan PERDES tersebut cacat secara prosedural. Ini harus di batalkan.

Sementara aktivis sekaligus tokoh masyarakat desa taman jaya Edi Junaedi menjelaskan kepada awak media. Membenarkan tetang hal tersebut, pihak pemdes desa taman jaya, untuk mengenai pembuatan PERDES memang tidak melibatkan musyawarah. Hal ini yang menjadikan sebagian warga desa taman jaya mengagap bahwa. Pemerintah desa taman jaya sudah sangat keterlaluan, sebagai mana di tambahkan oleh.Edi junedi( aktivis sekaligus tokoh masyarakat desa taman jaya.) Menyepakati” Saya sepakat dengan teman-teman yang lain. Untuk membatalkan peraturan desa tentang kerja sama yang dibuat oleh desa taman jaya dengan BKAD. Kerena kami lihat belum ada kesiapan dari intren desa ini sendiri. Karena di dalam desa sendiri juga masih banyak kelemahan kelemahannya. Seperti beberapa kelembagaan desa sampe Saiki belum pernah kunjung di perbarui. Seperti karang taruna, bumdes. LPM. Sementara kalau berbicara kerja sama tentu harus ada kesiapan dulu. Dan mesti jelas dulu objek yang di kerjasamakannya. Tandasnya..

Aktivis muda Bahrudin angkat bicara di dalam persoalan tersebut. Ya tentu saja ini akan jadi tranding topik di kalangan parah tokoh masyarakat desa taman jaya. Karena perdes tersebut dibuat diam-diam ko. Tentu akan jadi persoalan nantinya ini yang saya khawatirkan. Sayapun aneh ko membuat perdes sembarangan” Perdes inikan aturan, yang harus di terapkan dan di patuhi oleh masyarakat desa taman jaya nantinya. Ko masyarakat tidak di ajak musyawarah aneh gitu loh” sementara mereka yang di berbicarakan program. Bagai mana masyarakat mau percaya sama program tersebut sementara aturan Permendagri tentang rancangan peraturan desa mereka langgar. Tentu saya sepakat dengan rekan-rekan perdes tersebut harus di batalkan karena tidak sesuai dengan juklak dan juknisnya” tandasnya. repoter “arofi

Komentar

News Feed