oleh

Di duga Penggelapan Uang Ratusan Juta Oleh Oknum Bendahara Desa

Investigasibbayangkara.com, Pangkalpinang – Rabu, 19 Pebruari 2020. Yulianto, umur 44 th dengan jabatan Bendahara Desa di Desa Kebintik Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah diduga telah melakukan penggelapan uang ratusan juta rupiah. Dalam pengakuan Yulianto dihadapan Kepolisian Polres Pangkalpinang dan Insan Pers, kejahatan yang dilakukannya karena keperluan hidup sehari-hari dan selebihnya untuk usaha. ” Saya pakai uang itu untuk keperluan hidup sehari-hari dan untuk usaha juga “. Jelas Yulianto pada sa’at Konferensi Pers di Polres Pangkalpinang. Yulianto ditangkap pada Hari Senin tgl.10 Pebruari 2020 oleh Penyidik berikut keterangan Saksi. Perbuatan Korupsi ini hanya dilakukan Yulianto sendiri tanpa ada fihak yang lain. Wakapolres Pangkalpinang Kompol Erlicson Pasaribu ketika memimpin Konferensi Pers menyampaikan bahwa kasus korupsi yang dilakukan oleh Yulianto sebafai Bendahara Desa Kebintik. ” Penyalahgunaan Dana Desa yang dilakukan Yulianto sebesar Rp.260.790.215 benar adanya ” jelas Wakapolres Pangkalpinang. Tersangka Yulianto dengan tegas menyatakan ” Saya tidak memakai Pengacara “. Pada waktu yang sama Wakapolres Pangkalpinang menyampaikan sebanyak 17 Saksi dan 3 Saksi Ahli yang diperiksa oleh Penyidik Polres Pangkalpinang. Polres Pangkalpinang sudah mengamankan barang bukti ( bb ) berupa SK Kepala Desa serta lampiran lainnya. Disampaikan juga oleh Kanit Pidana Korupsi ( Pidkor ) IPDA Intan Diputra bahwa kejahatan yang dilakukan oleh Yulianto adalah perbuatan Korupsi pada Anggaran APBDes TA Th.2018 sampai Th. 2019. Dilanjutkan Wakapolres Pangkalpinang bahwa Pengembangannya sudah P21 pada Bulan Januari 2029 dan tgl.25 Pebruari 2029 akan diserahkan di Kejaksaan. Kasus Korupsi yang dilakukan Yulianto melanggar Pasal 2 dan Pasal 8 Undang-Undang Tipidkor dengan Ancaman Hukuman 4 Th minimal dan 20 Th maksimal. ( Akhirul IBI ).

Komentar

News Feed