Diakhir Pelatihan, Bidhumas Polda Banten Berikan Materi Tentang Media Sosial

BANTEN386 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia| Tangerang- Diakhir pelatihan manajemen media, PPID (Pejabat Pengelolaan Informasi Dokumentasi) Polresta Tangerang menerima materi tentang penggunaan media sosial yang dilaksanakan di Aula Parama Satwika Polresta Tangerang pada Rabu (26/01).

Dalam kesempatannya Kasubbid PID Bidhumas Polda Banten AKBP Rahman Arif memberikan pemahaman kepada PPID Polresta Tangerang tentang penggunaan media sosial dengan baik dan benar.

“Media sosial adalah sebuah media dalam jaringan yang digunakan satu sama lain yang para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berkomunikasi, berbagi dan menciptakan berbagai konten tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu,” kata Rahman Arif.

Media sosial selain memiliki fungsi yang dapat memudahkan berbagai urusan media sosial tidak terlepas dari hal-hal negatif yang dapat mempengaruhi pola pikir dan juga pola hidup si pengguna media sosial.

“Adapun contoh dampak penggunaan media sosial yang berlebihan yaitu dapat mempengaruhi kurangnya waktu istirahat,” jelas Rahman Arif.

Rahman Arif menambahkan Key Opinion Leader (KOL) adalah seorang yang ahli dalam industri atau di bidang tertentu sehingga pendapatnya bisa didengar. “Sedangkan Influencer adalah seseorang yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi keputusan kepada orang lain karena ia memiliki otoritas, pengetahuan, posisi atau hubungan dengan publik,” tutur Rahman Arif.

Diakhir, Rahman Arif memberi pemahaman bagaimana cara mengcounter opini. Apabila menemukan konten negatif di dunia maya maka harus gerak cepat melakukan counter opini. “Counter opini dapat dilakukan dengan memberikan komentar atau tanggapan kalimat yang positif atau humanis serta menyatakan pendapat yang sebaliknya dari konten negatif,” tandasnya. (Bidhumas/YG).