Dirlantas Polda Jatim Raih Penghargaan “Best Innovator” Level Asia: Sukses Tekan Angka Kecelakaan

Berita Hari Ini81 Dilihat

Investigasibhayangkara.com ,

SURABAYA, – Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin, S.I.K., M.M. meraih penghargaan bergengsi level Asia sebagai “Best Innovator”. Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi jajaran Polri berkat sepak terjang dan inovasi brilian berbasis manfaat. Kombes Pol Komarudin telah mendesain sebuah program besar Mahameru Lantas.

Komitmen mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat ini benar-benar terlihat dalam pengejawantahan program-program tersebut sehingga mampu menekan angka kecelakaan hingga empat puluh persen selama Operasi Ketupat 2024.

Dari sekian pemikiran, gaya kepemimpinan, dan inovasi yang dilakukan Kombes Pol Komarudin telah menerima apresiasi kelas internasional – Inspiring Profesional dan Leadership AWARD 2024 Asean Choice dari Indonesia Award Magazine dengan kategori sebagai Best Innovator.

Penghargaan langsung diberikan oleh Ketua Tim Panelis kelayakan award Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I. M.Pd. C.HT., bertepat di Gedung Bappeda Provinsi Jawa Timur, Selasa (9/7/2024).

Dalam sambutannya, Ketut yang juga motivator terbaik se-Asia tersebut menyampaikan bahwa Kombes Komarudin sangat layak mendapatkan anugerah ini. “Luar biasa sangat inovatif dan progresif, selamat Pak Dirlantas semoga terus berinovasi di mana pun menjabat,” pujinya.

Kombes Komarudin menjelaskan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras semua personel dan keluarga besar Ditlantas Polda Jawa Timur, para Kasubdit Regident, para Kasat Lantas jajaran dari berbagai inovasi sejak menjabat hingga saat ini.

“Tentunya capaian penghargaan ini tidak lepas dari dukungan seluruh rekan-rekan anggota selama masa kepemimpinan saya,” kata AKPOL 1997 tersebut.

Lebih lanjut, Kombes Komarudin mengungkapkan bahwa dengan diraihnya penghargaan sebagai inspiring dan leadership tingkat Asia, ke depannya membutuhkan banyak kerja sama serta komunikasi proaktif dengan seluruh dinas terkait untuk menciptakan agen-agen penekan jumlah kecelakaan di wilayah Jawa Timur.

Menurutnya, di era digital, tugas pemimpin bukan hanya membangun inovasi, namun juga membangun persepsi. Karena inovasi yang baik tanpa dibarengi dengan persepsi yang baik, akan membuat inovosi jalan di tempat.

“Capaian ini justru menjadi penyemangat kami, untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya. (*)