oleh

Ditreskrimsus Polda Sumsel Mengungkap Pelaku Penyebar Berita Hoax Tentang Korban Terkena Virus Corona

Inveatigasi Bhayangkara Indonesia, Palembang – Dirkrimsus Polda Kombes Pol H. Anton Setyawan, SIK, SH, MH diwakili Wadir Reskrimsus Akbp Dewa Nyoman, N.W, S,IK, MH didampingi Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Sumsel Akbp Rizal Agus Triadi, S,IK mengungkap pelaku penyebar Hoax yang dilaksanakan press release di Gedung Ditreskrimsus Polda Sumsel, Rabu (18/3/2020).

Wadir Ditreskrimsus Polda Sumsel Akbp Dewa Nyoman,N.W, S.IK, MH menyampaikan kepada awak media, pelaku Hendri Bin Khodir (20) yang kesehariannya tidak bekerja, yang beralamat Kp. Ciurup Rt.01/07 Desa Caringin Kec. Cisolok Kab.Sukabumi dan Jl.Jendral Sudirman depan Masjid Al-Fatih Kel Pasar Tiga Kec. Muara Enim Kab.Muara Enim, pelaku dengan sengaja melakukan menyembarkan berita bohong, menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan rakyat (Hoax).

Dengan maksud hanya candaan dan iseng saja pada hari rabu tanggal (4/3/2020) pukul 13.30 di wilayah Muara Enim pelaku membuat postingan di akun FB miliknya yang bertuliskan, “2 orang disukabumi meninggal karena terkena virus corona Cocorobet di jero celana tetaplah waspada”, akibat postingan tersebut terjadi keresahan ataupun keonaran di warga Sukabumi, setelah dilakukan penyidikan korban yang meninggal dunia tersebut di karnakan sakit jantung, Ungkapnya.

Lanjutnya pada hari Senin tanggal (16/3/2020) sekitar pukul 15.15 Wib di Jl.Jendral Sudirman depan Masjid Al-Fatih Kel. Pasar tiga Kec. Muara Enim Kab. Muara Enim pelaku di amankan ke Polda Sumsel guna diperiksa lebih lanjut, Ujarnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan 1 Unit Handphone jenis Realme warna hitam dengan Imel dengan Akun Fb an Hendry Ardiansyah.

Dengan demikian pelaku di sangkakan pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dengan ancaman setinggi-tingginya 10 Tahun. Tegasnya. (Amru IBI)

Komentar

News Feed