oleh

DPP LPI Tipikor RI Resmi melaporkan dugaan Korupsi kompensasi pada ROW pembangunan SUTT 150kV Merangin – Kerinci ke Kejagung RI.

Investigasi Bhayangkara Indonesia com Moh Iqbal Ardiansyah mengatakan pembebasan lahan dan pembayaran kompensasi seharusnya sudah claer, tetapi pada saat ini masih banyak lahan warga yang belum di selesaikan.

Banyak kejanggalan yang kami temui di lapangan berdasarkan hasil investigasi lembaga kami, ada di satu lahan bisa 2 sampai 3 kali di bayarkan, dengan jumlah milyaran rupiah, ini menurut kami tidak sesuai dgn fakta di lapangan.

Lanjut Iqbal, DPP LPI Tipikor RI pada tanggal 15 Februari 2021 Resmi memberikan Laporan informasi terkait dugaan tersebut di atas sebagaimana yg di atur dlm UU terkait Peran serta Masyarakat dalam pengawasan yg mengunakan uang Negara, surat laporan informasi tersebut yg di tanda tangan oleh Moh Iqbal Ardiansyah, SH sebagai Anggota investigasi DPP lpi Tipikor dan di ketahui oleh Ketua umum Aidil Fitri, SH saat ini sudah di terima oleh pihak kejaksaan agung RI pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021.

Iqbal menjelaskan sudah berkirim surat secara resmi dan beberapa kali audiensi dengan pihak PLN UIP Jambi, maupun di Sumbagsel, tetapi hari ini tidak ada kejelasan terkait dgn pembayaran kompensasi tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi kami kuat dugaan Korupsi di dalam pembayaran kompensasi tersebut, beberapa bukti yang telah kami sampaikan ke Kejagung RI agar menjadi petunjuk dalam pengungkapan kasus ini, agar masyarakat Jambi khusus nya Merangin – kerinci tidak dirugikan hak – hak nya. Tutup Iqbal.

Komentar

News Feed