oleh

Gelar Kemah Jurnalis, MOI Banten: Satu Tujuan Bersama Perangi hoaks

Investigasi Bhayangkara Indonesia com Puluhan wartawan yang tergabung dalam wadah organisasi MOI (Media Online Indonesia) Se- Provinsi Banten menggelar kegiatan Kemah Jurnalis dengan Tema “Satu Tujuan Bersama Memerangi Hoaks, Menuju Provinsi Banten Damai dan Bermartabat”.

Kegiatan digelar di Bumi Perkemahan MBS Kota Serang 19 – 20 di ikut oleh kurang lebih 150 peserta dari Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, Sabtu (19/06/21).

Dalam kesempatan ini juga mengundang sejumlah pemateri seperti.Sekdis Kominfo Kota Serang, TB. Kurniawan, sedang perwakilan Polda Banten oleh AKBP. Maryadi serta dari kalangan praktisi media dan sejumlah pemateri lainnya dari kalangan aktivis.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap agar seluruh peserta baik itu jurnalis dan fotografer khususnya di Provinsi Banten menjadi pelopor untuk mengedukasi publik dalam menjaga serta menangkal berita – berita Hoax,

Ketua MOI Provinsi Banten. Mohamad Gusti Rengga mengatakan, jurnalis punya peran penting untuk menangkal berita – berita bohong atau Hoax. Fenomena berita hoax semakin rawan. Terutama saat momen Pilkades, Pemilu, termasuk Pilkada,” jelasnya

“Berita – berita Hoax rawan ditemui dalam suasana – suasana politik. Jurnalis memiliki peran penting untuk meluruskan berita – berita bohong itu,” ujar Rengga yang.menjadi pembicara dalam acara pembukaan Kemah Jurnalis Media Online Indonesia (MOI) Provinsi Banten.

Peran tersebut dapat dilakukan dengan cara memverifikasi berita Hoax. Verifikasi disampaikan melalui berita yang sesuai dengan fakta sebenarnya.

“Cara melawan penyebaran berita hoax adalah dengan konten berita berisi fakta,. Narasi dilawan dengan narasi,” tuturnya.

Sementara itu Sekertaris MOI Kabupaten Tangerang, H.Retno Juarno menggatakan, Bahwa seorang Jurnalis diajarkan memiliki kedisiplinan terkait verifikasi data untuk pemuatan berita. Proses kerja jurnalis juga harus sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ucapnya.

“Rekan – rekan jurnalis saat ini juga bisa membekali diri dengan pengetahuan. Sehingga, dapat menangkal berita bohong yang ada. Dan yang perlu diingat, jurnalis bekerja untuk publik. Kepentingannya, untuk mengedukasi publik,” tegasnya.

Di sisi lain, H. Retno Juarno juga berharap melalui Pelatihan Kemah Jurnalistik di Lingkungan alam terbuka ini, para peserta yang terdiri dari wartawan online, cetak dan elektronik dapat mengaplikasikan ilmu dan wawasan yang didapatkan agar bisa mengedukasi publik terkait pentingnya berita Hoax di Provinsi Banten.

News Feed