oleh

Gempa Sulbar, 45 Meninggal Dunia dan Ribuan Orang Mengungsi

Investigasi Bhayangkara Indonesia com SULBAR – Majene digoyang gempa dengan kekuatan 6,2 SR, titik pusat gempa diperkirakan berada di 6 KM Timur Laut Majene – Sulawesi Barat. Gempa terjadi pada hari kamis tanggal 14 Januari 2021 pkl. 14.35 WITA dengan durasi sekitar 5 – 7 detik dengan kekuatan 5,9 SR dan terdapat gempa kedua dengan skala yang lebih besar yaitu 6,2 SR yang terjadi pada hari Jumat 15 Januari 2021 pada pukul 02.28 WITA dini hari.

“Laporan sementara dari Tim di lapangan, korban meninggal dunia sebanyak 45 orang ( 36 Mamuju, 9 Majene) dan 2000 orang mengungsi ke 5 Titik pengungsian di kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro,” ungkap Saidar Rahmanjaya, Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju. Sabtu (16/1/2021) pagi.

Menurutnya, Masyarakat yang panik takut terjadi tsunami dan juga banyaknya bangunan yang runtuh membuat Kabupaten Majene dan Mamuju diliputi duka. Listrik hingga saat ini masih padam.

Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Mamuju sebagai Kantor SAR terdekat, bekerja sama dengan KPP Palu, KPP Makasar turut menurunkan Tim SAR nya berangkat menuju lokasi bencana untuk melaksanakan operasi SAR.

Dari Kantor Pusat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan di Jakarta diturunkan 2 Tim INASAR dan langsung diberangkatkan siang tadi menuju Mamuju dengan membawa alat2 untuk evakuasi Operasi Bangunan Runtuh ( Urban SAR ).

Hingga saat ini, update dari Operasi SAR yang telah dilakukan tim dilapangan Tim SAR KPP Mamuju berhasil mengevakuasi 5 orang dalam keadaan selamat tetapi luka – luka. Tim SAR KPP Makassar 25 Orang, 10 Meninggal dunia dan 15 selamat kondisi luka dan Tim SAR KPP Palu berhasil mengevakuasi korban selamat sebanyak 68.

Untuk saran dan prasarana yang diturunkan ada 11 Rescue Car, 9 Truck Personil, 19 Motor Trail, 1 Kapal SAR, dan 3 RIB juga 1 mobil komunikasi. Dengan total Personil sebanyak 101b orang dari 3 Kantor Pencarian dan Pertolongan terdekat. (hms/gid)

Komentar

News Feed