Gubernur Menghadiri Pelantikan DPD Persatuan Artis, Penyanyi Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Provinsi Sumsel Ta. 2022-2027

Sum-Sel461 Dilihat

Investigasibhayangkara.com Sumsel-Palembang

Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri dan menyaksikan langsung pelantikan DPD Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Provinsi Sumsel bertempat di Griya Agung Palembang, Kamis (3/3).

Kehadiran DPD PAPPRI Sumsel mendapat apresiasi yang luar biasa dari Gubernur Herman Deru. Bahkan Bapak pembangunan Sumsel itu menilai PAPPRI memiliki tugas yang cukup berat dalam menginventarisir semua potensi yang ada baik artis, penyanyi, pemusik dan pencipta lagu.

Disamping itu Herman Deru minta kepengurusan DPD PAPPRI haruslah memiliki jiwa seni, paham akan seni, dapat bekerja dengan penuh semangat, perhatian dan mempertahankan kesenian-kesenian lokal yang merupakan warisan leluhur-leluhur.

Menurut orang nomor satu di Sumsel itu saat ini masih kurangnya penghargaan terhadap para seniman menyebabkan kesulitan dalam menghadapi tantangan kehidupan kedepannya yang disebabkan karena ketidakkonsistenan penegakan aturan salah satunya adalah royalti.

Oleh sebab itu, Herman Deru meminta mulai sekarang PAPPRI harus menginventarisir  para seniman-seniman yang ada di daerah Sumsel, serta dapat menjembatani dari semua aspirasi seni yang ada di Sumsel sehingga dapat teroganisir dengan baik.

Sebelum mengakhiri sambutannya Bapak Runah Tahfidz ini juga menginstruksikan agar PAPPRI Sumsel dapat bekerjasama dengan semua Dinas yang ada di Provinsi maupun Kota/Kabupaten Sumsel yang membidangi seni budaya agar dapat bekerja sama, sehingga penguatan modal-modal seni, artis dan pencipta lagu yang ada di wilayah daerah Sumsel dapat lebih maju dan berkembang lagi kedepannya dan lagu lokal yang menjadi kearifan lokal dapat dipertahankan.

Turut hadir, FKPD Sumsel/mewakili, Ketua Kormi Sumsel, Hj. Samantha Tivani HD, Kepala Stasiun TVRI Sumsel, Sukirman, Ketua Dewan Kesenian Sumsel Syahril Ewin, Penyanyi/Artis, Betharia Sonata dan Annisa Bahar. (Zai/Tim).