oleh

Hari Kebebasan Pers Dunia, Tangkap Siber Pungli Dan Korupsi

Investigasi Bhayangkara Indonesia com Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom Day diperingati setiap 3 Mei. Perayaan ini bertujuan untuk mengingatkan komitmen pemerintah di seluruh dunia untuk menjunjung tinggi hak kebebasan bersuara seperti yang tercantum dalam Pasal 19 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (HAM) 1948.

Dihari kebebasan pers ini juga menjadi moment bagi ketua DRD Kalimantan timur sendiri, Iwan mengatakan dihari kebebasan pers ini mengajak kepada jurnalis agar jangan pernah terintimidasi kebeberapa pihak. Senin (3/5/21).

Artinya Pers ini adalah membawa aspirasi masyarakat Indonesia yang sangat luas, Pers jangan ditutup-tutupi harus transparasi terkait media suara rakyat.

“ Media yang ada di Indonesia, Apa yang terjadi di Indonesia harus kita suarakan dengan menggema suara kebenaran. Suara rakyat yang harus dominan dan harus di nomor satukan untuk kepentingan umum,”ujar iwan.

Dari pandangan ketua Derwan Rakyat Dayak banyak sekali kezoliman-zoliman yang tidak adil dan tidak merata untuk masyarakat terkhusus masyarakat Indonesia, Yang sampai hari ini masih dikebiri hak-hak mereka tidak pernah terelasasikan. Contoh seperti lahan masyarakat, Artinya dibalik itu semua masyarakat butuh keterbukaan lewat berita media.

Harapan iwan agar pers tidak boleh terlalu diinterpensi karena mereka punyak hak juga. Tegakkan kebenaran membawa aspirasi masyarakat Indonesia.

Dihari kebebasan pers dunia ini, ketua dewan rakyat dayak Kalimantan timur akan selalu menyuarakan tangkap siber pungli dan korupsi yang menyebabkan kerugian keuangan Negara dan keuangan daerah. Dan itu adalah salah satu program DRD Kalimantan timur, khususnya berau akan fokus melihat, mendengar, mengetahwi dan ada. Kalau memang ada unsur kerugian Negara, akan terus menyuarakan kalau itu adalah kerugian keuangan Negara.

Dengan demikian, kebebasan pers tidak hanya krusial bagi para juru warta, tetapi juga masyarakat umum. Itu karena pers yang bebas dapat mendukung warga negara untuk berperan aktif dalam demokrasi.

Komentar

News Feed