oleh

Irjen Pol Dr.Agung Makbul Sosialisasi Satgas Saber Pungli menuju Wilayah Kota Bebas Pungli di Era Pademi Covid-19 di Pangkalan Bun

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Jakarta – Pada hari Rabu tanggal 15/9/21 Irjen Pol Dr. Agung Makbul Drs,. S.H,. M.H selaku Seketaris Satgas Saber Pungli mewakili Kasatgas Satgas Saber Pungli melaksanakan Kunjungan Kerja Ke Pangkalan Bun mensosialisasikan  Satgas Saber Pungli dengan Tema ” Membangun Pola Pikir Dan Kerja Menuju Wilayah Kota Bebas Pungli Di Era Pademi Covid-19.

Acara Tersebut Selain di Hadiri oleh Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Dr. Dedi Prasetyo juga dihadiri oleh Asisten 1 Sekda Kalimantan Tengah Bapak Hamka  , Bupati Kota Waringin Barat Haji Nurhidayah , Kasrem 102/Panju Panjung Palangkaraya Kolonel Czi Wakhyono, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Bapak Siswanto, 
Dan Auditor Pratama Inpektur Provinsi Kalimantan Tengah Bapak Imanuel Solomo

Dan juga Para Kapokja, Kepala UPP Provinsi dan Kabupaten/Kota serta para peserta.
Irjen Pol Dr Agung Makbul mengatakan ”  Dalam Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang di Laksanakan Tanggal 20 Oktober 2019 Di Gedung DPR/MPR RI, Presiden RI telah menetapkan 5 ( Lima) Program Kerja atau sejumlah Proritas yang akan dikerjakan oleh Pemerintah Selama 5 Tahun Mendatang, diantaranya :
1 : Pembangunan Sumber Daya Manusia
2 : Pembangunan Infrastruktur
3 : Penyederanaan Segala Bentuk Regulasi.
4 : Penyederanaan Birokrasi dan
5 : Tranformasi Ekonomi Presiden.
Jelas Agung Makbul.

Agung Makbul juga menjelaskan Presiden Joko Widodo menegaskan Bahwa Mindset Birokrasi harus diubah Sehingga kecepatan Melayani dan kecepatan memberikan Kunci Bagi Reformasi Birokrasi, Begitu pula Dengan Reformasi Hukum” jelas Agung

Irjen Pol Dr Agung Makbul juga  menambahkan Kecepatan Memberikan izin menjadi Kunci Bagi Reformasi Birokrasi, Begitu pula Dengan Reformasi Hukum meliputi 3 Pilar Utama, Yaitu :
1 : Penataan Regulasi Agar menghasilkan Regulasi Berkualitas.
2 : Pembenahan Lembaga/Aparat Penegak Hukum Agar Tercipta Profesionalitas Penegak Hukum, dan
3 : Pembangunan Budaya Hukum menciptakan Budaya Hukum yang kuat dalam perspektif tindak Pidana Korupsi dinyatakan bahwa Pungutan liar adalah perbuatan yang dilakukan Seseorang atau Pegawai Negeri atau pejabat negara dengan cara meminta pembayaran sejumlah uang yang tidak sesuai atau tidak berdasarkan peraturan yang berkaitan dengan pembayaran tersebut ” Kata Agung

” Dampak dari adanya pungli adalah dapat mengakibatkan biaya ekonomi tinggi, menghambat pembangunan, Merugikan Masyarakat dan meurunkan wibawa Pemerintah di mata Masyarat. ” kata Agung

Agung juga menjelaskan untuk meningkatkan efektifitas pemberantasan Pungli, Presiden telah mengeluarkan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 Tanggal 20 Oktober 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar ( Satgas Saber Pungli) Dengan menimbang bahwa Praktik Pungutan Liar telah merusak sendi kehidupan dan kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara sehingga perlu upaya pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif, efisien dan mampu menimbulkan efek jera serta dalam upaya pemberantasan Pungli di semua sektor ”  Tegas Agung Makbul

” tentunya memiliki tantangan yang besar, sehingga perlu adanya inovasi untuk mewujudkan upaya pemberantasan Pungli, upaya tersebut antara lain dengan menerapkan kebijakan implementasi model kota tanpa Pungli yang merupakan salah satu strategi Preventif.

” Pemerintah Pungli Upaya Pencegahan dilaksanakan secara intensif mendorong seluruh Unit Kerja untuk melaksanakan Reformasi birokrasi disemua lini melalui  pembangunan Zona Integritas. Permasalahan umum dalam membangun proyek perubahan ini adalah bagaimana menerapkan kebijakan implementasi model kota tanpa Pungli yang ditinjau dari 5 parameter yaitu : Sumber Daya Manusia, Operasional, Sarana Dan Prasarana, Penganggaran serta inovasi dan Kreasi. ” Tegas Agung

” Dalam menerapkan calon Kabupaten/Kota yang diketegorikan sebgai model kota tanpa Pungli adalah adanya instansi yang telah mendapat predikat wilayah bebas korupsi ( WBK) yang diberikan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Irjen Pol Agung Makbul juga menjelaskan Pada pertemuan Kapolri dan Wantimpres pada tanggal 15 Maret 2021, Salah satu Hasil Pertemuan membahas tentang ditemukan nya pemerintah daerah yang menghambat UMKM dan Masih Terdapat Praktek Pungli Pada Pelayanan Publik oleh karena itu Satgas Saber Pungli dan UPP Daerah bisa memberdayakan perannya untuk mengatasi permasalahan tersebut dalam melakasan tugasnya.,.

” Satgas Saber Pungli menyelenggarakan fungsi Pokja Intelijen, Pokja Pencegahan, dan pokja Penindakan, dan Yustisi,.”
Pada kegiatan sosialisasi ini, kembali saya tegaskan PERLUNYA PARTISIPASI AKTIF DARI
SELURUH ANGGOTA YANG TERLIBAT DALAM STRUKTUR UPP
PROVINSI, KABUPATEN/KOTA, DAN SELURUH PEGAWAI YANG
TERLIBAT DALAM PELAYANAN PUBLIK.” tegas Agung

Agung Makbul menjelaskan Sejak dibentuknya Satgas Saber Pungli ( Tanggal 28 Oktober 2016 Hingga 31 Agustus 2021) telah menerima sebanyak 37.854 Laporan atau Aduan Masyarat.”

” Kegiatan Satgas Saber Pungli yang telah di lakukan antara lain :

  1. SOSIALISASI SEBANYAK 2.364.949 KEGIATAN;
  2. OPERASI TANGKAP TANGAN (OTT) SEBANYAK 43.953
    KEGIATAN DENGAN TERSANGKA SEJUMLAH 62.375
    ORANG;
  3. INTELIJEN SEBANYAK 63.483 KEGIATAN;
  4. YUSTISI SEBANYAK 6.838 KEGIATAN, DAN
  5. BARANG BUKTI BERUPA UANG HASIL OTT DI SELURUH INDONESIA SEBANYAK RP.325.019.446.621,- (TIGA RATUS DUA PULUH LIMA MILYAR SEMBILAN BELAS JUTA EMPAT RATUS EMPAT PULUH ENAM RIBU ENAM RATUS DUA PULUH SATU RUPIAH) DENGAN NILAI PEROLEHAN TERBESAR DARI UPP KALTIM RP.298.982.299.000,- (DUA RATUS SEMBILAN PULUH DELAPAN MILYAR SEMBILAN RATUS DELAPAN PULUH DUA JUTA DUA RATUS SEMBILAN PULUH SEMBILAN RIBU RUPIAH) DAN YANG TERKECIL ADALAH UPP KALTARA SEBESAR RP.32.140.000,- (TIGA PULUH DUA JUTA SERATUS EMPAT PULUH RIBU RUPIAH).”

Irjen Pol Dr Agung Makbul juga menekankan kembali bahwa situasi Covid-19 kita harus terus mematuhi protokol Kesehatan diri maupun Lingkungan sekitar kita, Covid-19 kita harus terus mematuhi Protokol kesehatan demi menyelamatkan diri maupun lingkungan sekitar kita. ” Himbau Agung Makbul” ( Red/Tomi)

News Feed