oleh

JAJARAN PEMKO LHOKSEUMAWE DAN BI PERWAKILAN LHOKSEUMAWE CEK HARGA BAHAN POKOK JELANG RAMADAN 2021

Investigasi Bhayangkara Indonesia com Lhokseumawe – Investigasi Bhayangkara Indonesia com Jajaran pejabat pemerintah kota Lhokseumawe, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM pemko Lhokseumawe melalui Kadis DISPERINDAGKOP UKM Kota Lhokseumawe Ramli, S.Sos, M.Kes (5/4/21).

Menjelang Ramadhan 2021 Daya beli masyarakat yang disinyalir masih bakal lesu akibat pandemi Covid-19, tidak membuat DISPERINDAGKOP UKM Kota Lhokseumawe tenang-tenang saja dalam menjaga kestabilan harga bahan pangan menjelang datangnya bulan ramadhan 2021.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM pemko Lhokseumawe Ramli, S.sos, M.Kes mengatakan, pihaknya bakal terus menjaga ketersediaan dan kestabilan bahan pokok menjelang datangnya bulan puasa tersebut.

“Walau ada perkiraan daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya, kita perlu mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan harga dan kebutuhan pokok ini stabil,” kata Ramli dalam sidak harga bahan pokok di Pasar Inpres Lhokseumawe, bersama pejabat Bank Indonesia, Senin (5/4/21)

Langkah menjaga kestabilan harga pangan ini penting kata Ramli, karena ditakutkan harga bahan pokok tiba-tiba naik menjelang bulan puasa, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi saat ini, kata Kadis DISPERINDAGKOP UKM Kota Lhokseumawe, kondisi iklim yang tidak menentu, dengan adanya banjir dan bencana alam lainnya, sehingga antisipati ketersediaan dan stabilisasi harga perlu dilakukan.

“Kita menghadapi cuaca atau iklim yang dapat mengganggu produksi dan distribusi dikota Lhokseumawe,” katanya.

Ramli mengungkapkan, pemerintah dalam beberapa tahun terakhir berhasil menjaga stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok.

Pada periode 2019 hingga 2020, misalnya, hal tersebut dinilai berjalan sangat baik karena seluruh pihak telah berkolaborasi untuk mengantisipasi ketersediaan dan stabilisasi harga.

Berdasarkan data DISPERINDAGKOP UKM Kota Lhokseumawe, Ramli mengungkapkan pada 2019 hingga 2020, inflasi pada bulan puasa dan Lebaran kurang dari satu persen. Selain itu, inflasi volatile food pada Ramadan dan Lebaran 2021 mendekati 2 persen.

Report Chandra 5/4/21

Komentar

News Feed