oleh

JPU Banding Atas Putusan Perkara Tindak Pidana ‘MENYEBARKAN BERITA BOHONG’ Terdakwa SN

DEPOK, INVESTIGASI BHAYANGKARA INDONESIA.COM JUM’AT, 30 April 2021 yang Lalu, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Depok telah menyatakan Upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri Depok dalam Perkara Tindak Pidana Menyebarkan Berita Bohong (HOAKS) atas Nama Terdakwa SYAHGANDA NAINGGOLAN Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, melalui siaran resminya kepada Wartawan di Jakarta. Senin (3/5/2021)

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Terdakwa SYAHGANDA NAINGGOLAN diputus terbukti Bersalah melakukan tindak pidana berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Depok Nomor : 619/Pid.Sus/2020/PN. Depok tanggal 29 April 2021 yang amar putusannya antara lain :
Menyatakan Terdakwa SYAHGANDA NAINGGOLAN, terbukti bersalah telah Melakukan tindak pidana “menyiarkan kabar Yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan Atau tidak lengkap, sedangkan ia mengerti Setidak-tidaknya patut dapat menduga bahwa Kabar demikian akan atau mudah dapat Menerbitkan keonaran dikalangan rakyat”
Sebagaimana diatur dan diancam dalam Dakwaan Ketiga Penuntut Umum melanggar Pasal 15 Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa SYAHGANDA NAINGGOLAN oleh karena itu Dengan pidana penjara selama 10 (sepuluh) Bulan dikurangi selama terdakwa dalam Penahanan sementara dengan perintah agar Terdakwa tetap ditahan, ” pungkas Leonard

Dikatakan Leonard telah menetapkan barang Bukti berupa :
• 1 (satu) bundle screenshoot postingan akun twitter https://twitter.com/syahganda.
• Barang Bukti sebagaimana pada huruf a. Agar Tetap terlampir dalam berkas perkara.
• 1 (satu) buah Flashdisk yang berisi Screenshoot postigan akun twitter https://twitter.com/syahganda.
• 1 (satu) buah Laptop Merk THOSIBA Satellite L645, Serial Number YA077572W.
• 1 (satu) unit Handphone Merk XIOMI Redmi Note 6 Pro Warna Hitam dengan IMEI (Slot 1 ) 86685704880192 dan (slot 2) 86685704880193.
• 2 (dua) buah simcard telkomsel dengan Nomor 0811.143.895 dan 0813.8666.1311.
• 1 (satu) buah Flashdisk Merk SANDISK Cruzer Blade 16 GB (SDCZ50-016G).
• 1 (satu) buah Flashdisk Merk SANDISK Ultra USB 3.0 16 GB (BL161025494B).
• 1 (satu) buah Flashdisk Merk LEXAR 64 GB (LJDS50-64G-000-113).
• 1 (satu) buah buku tulis catatan warna Hitam.
• 1 (satu) buah KTP atas nama SYAHGANDA NAINGGOLAN NIK. 3173192711640001, “beber Dia

Lebih lanjut barang bukti tersebut, pada huruf b s.d i. Agar dirampas untuk dimusnahkan, Selanjutnya barang bukti pada huruf j. Agar Dikembalikan kepada terdakwa SYAHGANDA NAINGGOLAN. Kendati menetapkan supaya Terdakwa dibebani biaya perkara sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah).

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Depok pada tanggal 01 April 2021 telah menuntut pidana Terdakwa sebagai Berikut : Menyatakan Terdakwa SYAHGANDA NAINGGOLAN, terbukti bersalah telah Melakukan tindak pidana “Menyiarkan berita Atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja Menerbitkan keonaran dikalangan rakyat Kendati diatur dan diancam dalam dakwaan Pertama melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.”

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa SYAHGANDA NAINGGOLAN oleh karena itu Dengan pidana penjara selama 6 (enam) Tahun Dikurangi selama terdakwa dalam penahanan Sementara dengan perintah agar terdakwa Tetap ditahan, “kata Leonard

Sebab dalam putusan pengadilan Dipertimbangkan pasal yang berbeda dengan Pasal yang dibuktikan, kini Jaksa Penuntut Umum dalam Surat Tuntutannya dan putusan Majelis Hakim di bawah 2/3 dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum dan seluruh pertimbangan Jaksa Penuntut Umum dalam mengajukan Tuntutan tidak diambil alih seluruhnya dalam Putusan Majelis Hakim, maka Tim Jaksa Penuntut Umum mengajukan upaya hukum Banding, “tandas Dia

Pewarta : WMyuda

Komentar

News Feed