Jual Diatas Harga, Penjual Gas 3 Kg Dapat Ancaman Penjara 6 Tahun Dan Denda 60 Miliar

KAL-TIM406 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Berau – Satuan Polres Berau berhasil meringkus satu pelaku yakni berinisial, Rs (38) warga Sei Bedungin yang melakukan penjualan tabung gas LPG 3 Kg tak sesuai peruntukan.

Kapolres Berau, AKBP Anggoro Wicaksono didampingi Kasat Reskrim, AKP Ferry mengatakan jika pada kasus Tabung Gas LPG, diketahui pelaku melakukan penjualan tabung gas LPG 3 Kg ini diluar list yang berhak menerima. Senin (11/4/22).

Anggoro mengatakan bahwa pelaku menjual bukan pada list yang berhak menerima, selain itu dari harga yang sudah ditetapkan yakni Rp 26.000 pertabung,  pelaku menjual dengan harga Rp 29.000 pertabung.

video keterangan Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono.

“Kegiatan ini sudah dilakukan pelaku kurang lebih 1 bulan dimana pelaku mendapat barang dari Samarinda,” katanya dari stok 500 buah tabung elpiji, yang sudah terjual sebanyak 100 tabung,” jelas Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono.

Dalam pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti satu unit mobil dan 50 tabung gas berisi.

Akibat perbuatannya, (RS) dikenakan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi yang diubah dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dengan ancaman penjara paling lama enam tahun.“Dan denda paling tinggi Rp 60 miliar,” pungkasnya. (frb).