oleh

Kabag Ops Polresta Pimpin Ops Pekat Lakukan Razia, 17 Unit SPM Diamankan

Investigasi Bhayangkara Indonesia.com
Polresta Jayapura Kota,- Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol Nursalam Saka, S.Pd., M.M pimpin personil gabungan masing-masing fungsi dalam pelaksanaan Operasi Pekat Matoa-2020 Polresta Jayapura Kota semalam dan berhasil amankan 17 unit kendaraan roda dua.

Saat dikonfirmasi semalam (Minggu,22/11) dini hari, Kabag Ops mengatakan dari hasil razia dan hunting yang digelar tim semalam pihaknya berhasil mengamankan 17 unit SPM karena pengendara tidak dapat menunjukkan surat-surat kepemilikan bertempat di belakang Kantor Otonom Kotaraja Distrik Abepura.

“Dari pelaksanaan razia dalam rangka operasi pekat yang di gelar semalam di belakang kantor otonom kotaraja, kami berhasil amankan 17 unit sepeda motor berbagai jenis ke mako polresta jayapura kota karena pengendara saat dilakukan pemeriksaan tidak dapat menunjukkan surat-surat kepemilikan,” Ungkap Kabag Ops.

Ia menuturkan, maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mengurangi tindak kejahatan dimana operasi pekat kali ini dengan sasaran premanisme, curanmor, street crime, perjudian, miras, pornografi serta kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat dengan mengedepankan tindakan penanggulangan dan penegakan hukum.

“Operasi Pekat kali ini hanya diperuntukkan kepada 5 (lima) polres yang melaksanakan yaitu Polresta Jayapura Kota, Polres Kabupaten Jayapura, Polres Biak, Polres Mimika dan Polres Nabire karena angka curanmor atau angka kejahatan dari rekapan laporan polisi masuk 5 besar yang dipilih untuk wilayah pelaksaan Operasi Pekat guna mewujudkan kamtibmas agar aman dan konduaif tanpa gangguan kejahatan,” Pungkasnya.

Lanjut ia menjelaskan, dari semua tindak pidana yang paling tinggi adalah kasus curanmor dan ini menjadi prioritas sehingga pihaknya berkomitmen untuk selama operasi pekat dilaksanakan akan meminimalisir atau menekan angka kasus curamor dan kasus lainnya bisa dikendalikan dengan upaya preemtif melalui kegiatan patroli hunting dan razia ditempat yang rawan.

“Untuk sepeda motor yang diamankan telah kami lakukan pemeriksaan intensif terhadap pengendara dimana selain identitas kami juga melakukan pengambilan gambar dirinya sebelum dihimbau untuk mengambil surat tanda kepemilikan kendaraan untuk motor yang telah diamankan. Hal tersebut dilakukan agar bila kendaraan yang diamankan adalah merupakan hasil curanmor minimal kami sudah mengetahui siapa identitas yang bawa kendaraan tersebut sebelum diamankan,” Bebernya.

Kompol Nursalam juga menghimbau kepada setiap pengendara agar membawa surat kepemilikan berupa STNK bila berkendara, agar saat dilakukan razia diketahui bahwa kendaraan yang diperiksa bukan merupakan hasil curanmor selain itu karena untuk beberapa hari kedepan polresta jayapura kota akan rutin melakukan razia dan hunting guna menekan angka kejahatan curanmor melalui operasi pekat matoa-2020.(*)

Penulis : Subhan

Komentar

News Feed