oleh

Kabid Humas Mengungkap ada 26 Kasus Narkoba dan 37 Tersangka di Ditresnakoba dan Jajaran Polda Sumsel pada Minggu ke IV

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Sumsel-Palembang Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Supriadi, MM diruang kerjanya pada Senin 2 November 2020 mengatakan bahwa pada Minggu ke IV bulan Oktober 2020 Ada 26 Kasus Narkoba yang berhasil diungkap oleh Dit Res Narkoba dan Polres jajaran Polda Sumsel dengan 37 tersangka.

Adapun jajaran Polda Sumsel yang telah berhasil mengungkap kasus yaitu

  1. Polres OKUT (5 Lp),dengan 9 tersangka.
  2. Polrestabes Palembang (4 Lp) dengan 4 tersangka.
  3. Polres Muba ( 3 Lp) dengan 4 tersangka.
  4. Polres L linggau (2 Lp) dengan 3 tersangka.
  5. Polres Prabumulih (2 Lp) dengan 2 tersangka.
  6. Polres Banyuasin (1Lp) dengan 1 tersangka
  7. Polres Ogan Ilir (1 Lp) dengan 1 tersangka
  8. Polres OKI (1 Lp) dengan 1 tersangka
  9. Polres Lahat (1 Lp) dengan 1 tersangka.
  10. Polres Muara Enim (1 Lp) dengan 3 tersangka.
    11.Polres OKU (1 lp ) dengan 2 tersangka.
  11. Polres OKUS (1 Lp) dengan 1 tersangka.
  12. Polres Mura (1 Lp) dengan 1 tersangka.
  13. Polres Empat lawang (1 Lp) dengan 3 tersangka.
    15 Polres Muratara (1lp) dengan 1 tersangka. sedangkan yang Nihil Ungkap kasus, Dit Narkoba Polda Sumsel, Polres Pagar Alam dan Polres Pali, jelasnya.

Untuk Barang bukti yang berhasil disita yaitu
• Shabu 80, 97 gram
• Extacy, 101 butir sedangkan barang bukti
• Ganja Nihil.

Dari Barang Bukti Narkotika yang disita Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres jajaran tersebut telah berhasil menyelamatkan 688 Jiwa Anak bangsa, ungkapnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Supriadi, MM menghimbau, kepada masyarakat Provinsi Sumsel agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk Narkoba, yang tentunya dapat merusak generasi penerus bangsa, dengan ungkap kasus ini keseriusan Polri dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya walau ditengah Pandemi Covid-19 dan Persiapan PAM Pilkada serentak di wilayah Sumatera Selatan imbuhnya. (Amru IBI).

Komentar

News Feed