Kapolda Bali Sidak Alur Pendistribusian Dan Stok Minyak Goreng Di Pelabuhan Benoa.

Berita Hari Ini314 Dilihat

Polda Bali – Polresta Denpasar – Polsek Benoa.

Adanya fenomena kelangkaan minyak goreng dipasaran belakangan ini menjadi perhatian serius Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Daerah, tak terkecuali di wilayah Bali.

Untuk mengantisipasi adanya spekulan yang ingin mengambil keuntungan pribadi dengan cara yang tidak benar, Kapolda Bali Irjen Pol I Putu Jayandanu Putera S.H., M.Si melakukan Sidak terhadap distributor besar minyak goreng yang ada di Pelabuhan Benoa pada hari Rabu ,(16/3/22) jam 09.30 wita.

Kapolda Bali Irjen Pol I Putu Jayandanu bersama jajaran Polresta Denpasar Kapolresta Denpasar dan Polsek Benoa melaksanakan sidak di perusahaan PT STAR ( Sawit Tunggal Arta Raya ) dan PT SATP ( Sari Agro Tama Persada ) yang berada dikawasan pelabuhan Benoa.

Dalam kegiatan ini Kapolda Bali juga melakukan pengecekan terhadap stok minyak goreng yang ada di kedua perusahaan distibutor minyak goreng tersebut, dan memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengawasan dan pengawalan minyak goreng tersebut ketika akan dikirim ke Subdistributor.

Dari Audiensi pihak Distributor dengan Kapolda Bali, Pihak Distrubutor menyampikan.” Untuk stok minyak goreng sampai tanggal 28 maret 2022 masih dinyatakan cukup dan aman untuk di distibusikan ke seluruh wilayah Bali.”

Kapolsek Benoa Kompol I Nyoman Wiranata, S.H. Ketika mendampingi Kapolda Bali menyampaikan ” Sidak Bapak Kapolda kali ini betul betul untuk melihat secara langsung stok dan keterangan dari pihak distributor tentang ketersediaan minyak goreng yang akan di distribusikan ke pasar melalui subdistributor maupun agen.”

“ Bapak Kapolda juga meminta agar dilakukan pengawasan secara serius bahkan pengawalan setiap peredaran ( distribusi ) minyak goreng dari Distributor kepada sub distributor untuk mengantisipasi adanya oknum yang melakukan penyimpangan atau pelanggaran dalam hal distribusi minyak goreng sesuai aturan yang ada termasuk harganya,” Ungkap Kompol Wiranata menutup penjelasannya depan awak media .(Hum Pol/D).