oleh

Kapolda Hadiri Yudisium Program Kaderisasi Ulama Mujahad dan Pembibitan Ang I Ponpes Al-Ittifaqiah Indralaya

Investigasi Bhayangkara Indonesia .com Sumsel-Ogan Ilir

Kegiatan kunjungan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof.Dr.Eko Indra Heri,MM pada Acara Yudisium Program Kaderisasi Ulama Mujahadah dan Pembibitan (MABIT) Angkatan.I Ponpes Al-Ittifaqiah Indralaya bertempat di Kampus D Ponpes Al-Ittifaqiah Desa Tanjung Lubuk Kec.Indralaya Selatan Kab.Ogan Ilir,Kamis (18/02/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs.H.MuchlisudIn, SH, MA,Bupati OI Panca Wijaya Akbar, SH, Kajari OI, Adi Tyogunawan, SH, MH Kapolres OI, AKBP Yusantiyo Sandhy, SH,S.IK, Dandim OKI/OI Letkol Czi Zamroni, S.Sos, Ketua DPRD OI Suharto.HS,SH, Kemenag OI, Kholil Azmi,S.Ag, Ketua Yayasan Islam Al Ittifaqiah, H.M.Joni Rusli,S.Pd.I.Mudir Ponpes Al Ittifaqiah, Drs.K.H.Mudrik Qori,MA.

Dalam sambutan sekaligus penyampaian materi dihadapan para peserta yudisium santri kaderisasi ulama mujahadah dan pembibitan (MABIT) santri Ponpes Alittifaqiyah Ogan Ilir Kapolda Sumsel Irjen.Pol Prof Dr Eko Indra Heri S.MM,Teori Jumping Out Of The Box, kalau anda mau menjadi pemimpin hendaklah kreatif dan inovatif dan skill yang hebat tidak perlu bakat,tapi perlu Sumber Daya manusia yang hebat,kalau seorang pemimpin pasti ia kereatif, inovatif mengetahui kesulitan anak buahnya beda dengan manager penuh dengan batasan atau aturan, seorang pemimpin memanggul kesulitan atau beban dari anak buahnya, kalau seorang pemimpin yang menjadi tauladan bagi anak buahnya, pemimpin yang bijaksana itu belum tidur sebelum anak buahnya tidur, dan apa yang telah dikonsepkan junjungan kita Rosullulloh Nabi Muhammad SAW ini betul-betul tauladan kita yang harus kita ikuti kepemimpinannya yakni sifat Sidiq, fathonah,Tableh amanah inilah yang paling hebat ucap Jenderal Eko Indra.Heri.

Pada kesempatan itu juga Jenderal penggagas Mang Pedeka mengkutip ahli strategi “Prancis ‘Napoleon” Bonaparte” Jika Anda membangun Pasukan dengan 100 singa dan pemimpin mereka adalah seekor anjing dalam pertarungan apapun,singa akan mati seperti anjing, tetapi jika anda membangun pasukan dengan 100 anjing dan pemimpin mereka adalah seekor singa, semua anjing akan bertempur sebagai seekor singa,” Kemudian kita kalau mau menjadi pemimpin wajiblah senantiasa mendapat ridho Allah dan kedua orang tua serta senantiasa berpikir positif serta jangan lupa menyisikan sebagian harta dengan Sodaqah ini yang akan membawah keberkahan umur, rezki, disamping legesi “warisan” yang baik-baik, tukas Kapolda Sumsel

Sebelum diakhirinya dilanjut penyerahan dan pemberian kepada para peserta yudisium terbaik santri Ponpes Al-Ittifaqiyah. (Amru IBI/Sayid).

Komentar

News Feed