oleh

Kapolda Sumsel Menerima Audensi Direktur dan Direksi RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Sumsel-Palembang Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM Menerima Audiensi Direktur RSUD Siti Fatimah Propinsi Sumsel beserta Direksi di Ruang Promoter Lantai II Mapolda Sumsel, Jum’at (25/09/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabiddokes Polda Sumsel Kombes Pol dr. Syamsul Bahar, M. Kes, KA Rumkit Bhayangkara Palembang Akbp dr. Wahono Edhi Prastowo, Sppd Finasim, Direktur RSUD Siti Fatimah Palembang Dr. Syamsuddin Isaac SM, Sp.OG, Kabag Humas dan Protokol Pemasaran dan Kemitraan Yulismayati, SKM, M.Kes, Kasubbag Pemasaran Shella Oktarina, SKM, MM dan Kasubbag Kemitraan Arfenny Wisanty, ST.

Kedatangan Direktur RSUD Siti Fatimah Propinsi Sumsel adalah dalam rangka ingin bersilahturahmi memperkenalkan diri ke Polda Sumsel. Beliau mengatakan bahwa RSUD Siti Fatimah merupakan RSUD pertama yang dimiliki oleh Propinsi Sumsel. Dahulunya kita berada di KM 5,5 tepatnya di RS. Ernaldi Bahar, sebelumnya itu adalah tempat RSUD Siti Fatimah. Pemerintah Propinsi hanya memiliki dua rumah sakit yaitu rumah sakit jiwa dan rumah sakit paru.

Resmi nya RSUD Siti Fatimah Propinsi Sumsel mendapatkan izin operasional tepatnya pada tanggal 23 juni 2018 sehingga kita baru berusia genap 2 tahun. Disaat peresmian pertama kali RSUD Siti Fatimah Palembang ditetapkan RS tipe B oleh Kementerian Kesehatan yang dihadiri oleh Ibu Nila yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri Kesehatan, tandasnya.

Sedikit cerita pada tahun 2019 munculnya PMK 56 terkait dengan Tipe Kelas Rumah Sakit, hampir ratusan bahkan Rumah Sakit di Seluruh Indonesia berubah kelas secara drastis, kita menjadi salah satu yang terkena imbasnya turun menjadi Tipe C karena terkendala kurangnya SDM sehingga kembali naik Tipe B dengan menambah SDM kita kalau untuk sarana prasarana alhamdulillah kita cukup, di tahun pertama berdiri RSUD Siti Fatimah Propinsi Sumsel diwajibkan melakukan akreditasi kemudian kita mendapatkan Akreditasi Paripurna dan inilah menyebabkan RSUD Siti Fatimah Propinsi Sumsel bisa memulai operasionalnya, Tandasnya.

Kapolda mengatakan semoga silahturahmi ini dapat terus terjalin sehingga kita dapat bekerjasama terutama dalam sarana prasarana kelengkapan peralatan apalagi terkait saat ini kita masih dalam masa pandemi covid-19 untuk bersama-sama menyelamatkan jiwa masyarakat di Sumsel itu menjadi hal yang paling utama. Pentingnya pengamanan juga harus menjadi perhatian serius agar masyarakat yang membutuhkan perawatan dan pengobatan dapat kita layani dengan baik serta keamanan dilingkungan Rumah Sakit pun dapat tercipta. Tentu saja hal ini harus kita komunikasikan dan koordinasikan agar semuanya dapat berjalan optimal sehingga apa yang kita wujudkan dan ingin kita capai dapat berjalan sebagaimana mestinya, imbuhnya.

Sementara itu saat dihubungi secara terpisah Kasubbag Pemasaran RSUD Siti Fatimah Palembang Shella Oktarina ,SKM, MM ia mengatakan bahwa Pelayanan Unggulan Rumah sakit ini terus dibenahi, serta kerjasama dibidang SDM,baik itu Tenaga para Medis mulai Peran perawat dokter serta tenaga kesehatan lainnya termasuk sarana prasaranya dan peningkatan Pelayanan Rujukan dari kelas C ke B yakni dr Rs Bhayangkara ke Rumah Sakit Siti Fatimah Palembang Ucapnya. (Amru IBI).

Komentar

News Feed