Kapolres Bolmong Pimpin Operasi Penindakan Aktivitas PETI

SUL-UT153 Dilihat

Investigasibhayangkaraindonesia.com BOLMONG – Kapolres Bolmong, AKBP Dr. Nova Irone Surentu, SH, MH. Jumat (05/11/2021) siang tadi, memimpin langsung operasi penindakan dan penertiban di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak dilakukan di area sungai Desa Totabuan Kecamatan Lolak. Kabupaten Bolmong.

Penertiban ini dilakukan lantaran banyaknya pemberitaan tentang maraknya aksi Illegal Minning di wilayah hukum Polres Bolmong, hingga diterbitkannya Surat Perintah Tugas untuk ditindaklanjuti.

Personil pasukan yang dipimpin langsung Kapolres dan Wakapolres Kompol.M. J. Lapian S.Sos, serta Kabag Ops AKP M. Ali Tahir SH, bersama Kapolsek Lolak AKP Muhammad M. Miraj, SIK, Para perwira dan gabungan personel Polres Bolmong dan Polsek Lolak, usai apel dan menerima arahan, selanjutnya bergerak menuju ke sasaran yang merupakan target operasi (TO) yakni di area Sungai Desa Totabuan.

Alhasil, dalam penindakan tim menemukan 2 (dua) unit exavator yang sedang melakukan kegiatan pengerukan di bantaran sungai Totabuan, oleh CV. Rajawali Mandiri Tritunggal (RMT) milik inisial KH.

“Kemudian Tim memeriksa kelengkapan dokumen pendukung, pihak Kraser CV RMT hanya dapat menunjukan Ijin Usaha Penambangan (IUP) namun tidak dapat menunjukkan AMDAL yg dikeluarkan oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH),” tegas Kapolres Bolmong.

Kapolres Bolmong pun langsung memerintahkan pihak CV RMT untuk menghentikan kegiatan dan melengkapi surat AMDAL. Kemudian Tim selanjutnya bergeser ke lokasi kedua namun hanya menemukan sisa-sisa penambangan berupa gundukan pasir, kerikil. dan batu hasil pengerukan. Kemudian Tim bergerak ke lokasi yg lain tepatnya di depan PT Monumen Energy Nusantara (MEN) dan ditemukan 2 (dua) alat berat jenis exavator di lokasi yang tidak beraktivitas lagi. Tim langsung memasang policeline pada salah satu exavator,” ungkap Kapolres.

Menurut Kapolres AKBP Dr. Nova Irone Surentu SH, MH kegiatan operasi /penindakan yang dilakukan adalah wujud keseriusan Polri dalam hal ini Polres Bolmong untuk memberantas praktek-praktek Illegal Minning diwilayah Kabupaten Bolmong.

“Untuk itu saya mengimbau kepada warga masyarakat untuk tidak melakukan penambangan tanpa ijin (Illegal Minning) dan kepada korporasi / perusahaan yg bergerak di bidang pertambangan yg akan melakukan kegiatan agar melengkapi semua persyaratan yg sdh diatur oleh Undang-undang, jika tidak lengkap maka kami akan proses sesuai peraturan Hukum yang berlaku” tegas Kapolres. (SILVIA LASUPU)