oleh

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa,S.I.K,Menghadiri Rapat Koordinasi di Sekretarian Gugus Tugas Percepatan Penganggulangan Covid 19

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Polda Bali – Polres Jembrana,Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa,S.I.K,Menghadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penganggulangan Covid 19, Rabu ( 9 /9) pukul 09.55 Wita, bertempat di Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Virus Disease Kab. Jembrana, Jl. Merak, Kel. Dauhwaru, Kec/Kab. Jembrana terkait Klarifikasi Surat penolakan dan permohonan kegiatan pasar malam di Lapangan Pergung dalam rangka Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Dalam rapat ini hadir juga Dandim 1617 Jembrana diwakili Dan Unit Inteldim 1617/Jembrana Letda Inf. Made Sujana Arianta,Kakan Kesbangpol sekaligus Kalak BPBD I Ketut Eko SusiloArta Permana, SE.M Si ,Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr. Putu Suekantara,Kasat PoL PP Kab. Jembrana diwakili oleh Kasi l Gede Ngurah Widiana,Kadis Kominfo Kab. Jembrana Made Gede Budiartha, SSTP, Msi, Kadis Koperindag Kab. Jembrana diwakili oleh Sekdis Koperindag Sattriawan , Kadis Perijinan diwakili Kasi IB Raitama ,Kadis Disparbud Kab. Jembrana diwakili Kasi I Gede Sudarsana,Dansub Denpom IX/3-2 Negara diwakili anggota Serka Hendra Agus Wahono,Kanit IV Reskrim Polres Jembrana Iptu I Made Suharta Wijaya, SH,Camat Mendoyo I Putu Nova Noviana S.Stp.

Kakan Kesbangpol sekaligus Kalak BPBD I Ketut Eko Susilo Arta Permana, SE.M Si dalam membuka rapat Koordinasi menyampaikan,Menindaklanjuti adanya permohonan dari Desa Pergung terkait dengan pembutan Pasar Malam di Lap. Pergung dan surat penolakan dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Mendoyo, yang mana sebelumnya di Kecamatan sudah dilaksanakan rapat terlebih dahulu antara forum komunikasi pimpinan kecamatan Mendoyo menyikapi atas permasalahan tersebut kesimpulannya menolak dengan acara tersebut karena dilihat dari situasi saat ini yang mana Kab. Jembrana saat ini masuk zona merah dan ini sebagai catatan kita semua agar protokol kesehatan kita perlu di tingkatkan kembali,Apa menjadi permohon dari masyarakat perlu kita tampung juga dan perlu menyadarinya, namun dalam kondisi saat ini terkait dengan situasi Pandemi covid-19 masuk dalam zona merah di Kab. Jembrana perlu kita pertimbangkan dengan pengeluaran perijinan disamping itu juga epen-epen yang dilakukan oleh masyarakat boleh-boleh saja namun perlu kita sikapi dalam situasi saat ini agar masyarakat dengan ketat menerapkan protokol Kesehatan

Dalam kesempatan yang sama Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, SIK. Menyampaikan arahannya
Bahwa Kab. Jembrana saat ini memiliki resiko yang sangat tinggi dari penyebaran covid-19 dimana dulu situasi zona hijau namun sekarang kebalik yang sangat derastis, kenapa berubah derastis karena itu kita perlu pendisiplinan pribadi terhadap masyarakat.

Dikatakan lebih lanjut oleh Kapolres,Terkait dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk kegiatan Pasar Malam di Lapangan Pergung tidak diizinkan mengigat Kab. Jembrana sebagai zona merah,dalam kondisi saat ini giat lebih untuk pendisiplinan masyarakat karena masih banyak terdapat toko-toko, warung kopi dll yang buka mengabaikan protokol kesehatan untuk itu kita sama-sama merencanakan kegiatan dengan melakukan patroli/sosialisasi untuk pendisiplinan masyarakat dan jangan terlena untuk menyadarkan masyarakat sehingga untuk itu kita perlu kerja sama dan jangan kerja sendiri-sendiri terkait penanganan covid-19 serta kita jangan mudah capek dan mengeluh untuk mencegah penularan Covid-19 dan secara pribadi ,faksin Covid-19 yang terampuh yaitu disiplin pribadi sehingga Kab. Jembrana cepat terbebas dari penyebaran covid-19 dan kembali seperti dulu lagi.

” Saat ini Kab. Jembrana akan melaksanakan Pilkada dan melihat dari himbauan dari Bpk Presiden jagan sampai dalam Pilkada serentak sebagai klaster baru dalam penularan Covid-19 untuk itu kita haru mengutamakan protokol kesehatan.” Imbuh Kapolres.

Rapat dengan Kesimpulan bahwa dari Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Virus Disease Kab. Jembrana tidak memberikan ijin tentang pembuatan pasar malam saat Hari Raya Galungan dan Kuningan oleh Desa Pergung karena saat ini di Kab. Jembrana masuk zona merah dalam covid-19.
Red.sw.

Komentar

News Feed