oleh

Kapolres Subulussalam: Sebagai Masyarakat Harus Bisa Menjadi Polisi Bagi Dirinya

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Subulussalam – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Subulussasalam AKBP. Qory Wicaksono, S.Ik menuturkan, sebagai masyarakat harus bisa menjadikan dirinya sebagai polisi bagi dirinya sendiri, dengan demikian paling tidak bisa menjaga dirinya sendiri.

Penuturan ini di sampaikan Kapolres Subulussalam Qory Wicaksono di sela-sela pidatonya pada acara kunjungan kerja (Kunker) Kapolres Subulussalam ke Mapolsek Simpang Kiri  Rabu (04/03/2020).

Kapolres Qory menambahkan, dalam menjaga situasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di desa masing-masing sangat diperlukan peran serta dari masyarakat di desanya masing masing dan jangan di serahkan sepenuhnya kepada Polisi.

Di jelaskan Qory, sejak tanggal 6 Januari 2020, Polres Subulussalam sudah resmi melayani masyarakat dalam segala sesuatunya yang merupakan tupoksi kepolisian, pun demikian kata dia, keberadan polres saat ini masih banyak keterbatasan. Baik sarana, personil dan peralatan lainnya, atas hal ini kiranya mohon di maklumi bersama.

Seharusnya, kata dia, jumlah personil di tingkat polres maksimalnya sebanyak 460 orang. Tetapi untuk saat ini masih 160 personil. Kendati demikian tambah Kapolres, bukan menjadi kelemahan terhadap jajaran Polres Subulussalam tapi polisi selalu meningkatkan kinerjanya dan sekaligus membenahinya.

“Kami bertujuan, kehadiran Polres Subulussam ingin menjadikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat di daerah ini” Sebut Qory Wicaksono.

Sebelumnya, Kapolsek Simpang Kiri Iptu. Raja Agung dalam laporannya mengatakan, di Mapolsek Simpang Kiri  jumlah personi hanya 15 orang, di awasi Dua orang petugas Babinkamtimas yang meliputi sebanyak 17 desa se-kecamatan Simpang Kiri.

Di Mapolsek Simpang Kiri  juga kata Agung, terdapat dua ruang tahanan yang di isi sebanyak 13 orang tahanan serta di area Mapolsek terdapat 10 unit rumah asrama polisi, kemudian selama tahun 2020, di Polsek Simpang Kiri tercatat sebanyak 13 Laporan Polisi (LP) dari  17 kasus dalam berbagai kasus.

“Alhamdulillah ada enaknya, karena letak Mapolsek simpang kiri di apit dua instansi, yaitu, kantor camat dan koramil, tentunya sangat memudahkan bagi kami untuk berinteraksi serta menyelesaikan suatu masalah yang ada” Ucap Raja Agung.

Dalam kunker tersebut, Kapolres turut di dampingi Ketua ibu Bayangkari Cabang Subulussalam, Kabag Sumda AKP DODI, Kasat Reskrim AKP. Sumasdiono, SH, Kasat Intelkam AKP. Adriamus, Kasat Lantas, AKP. Wiet Dasmara, Kasat Sabara AKP. Syamsur, Kasat Binmas AKP. Asmadi, dan Kasi Propam Iptu Muhammad.

Di sambut Kapolsek Simpang Kiri Iptu. Raja Agung, Camat Simpang Kiri, Rahmayani S.STP, Danramil Simpang Kiri, Kapten Mhd. Musa, anggota DPRK setempat Sami’un Jabat, para kepala Mukim, Kepala desa se Kecamatan Simpang Kiri, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan lainya. ( Laporan Kabiro Kota Subulussalam – Maslan )

Komentar

News Feed