oleh

Kapolres Sumedang Bersama Kapolsek Cimanggung Turun Langsung Mengevakuasi Korban Longsor di Desa Cihanjuang

Investigasi Bhayangkara Indonesia com Sumedang – Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat menolak bencana yang kini tengah melanda kampung Babakan Limus dan Bojong Kondang Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang.Sabtu. (9/1/2021).

Sudah 14 rumah Hancur, 18 orang luka dan 13 korban meninggal, bencana tanah longsor Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan masih ada kemungkinan terus bertambah.

Kapolsek Cimanggung Kompol Herdis Suhardiman SH. MM, menyatakan bahwa pihaknya masih terus berupaya melakukan pencarian dengan melibatkan TIM SAR gabungan, TNI, Polri, dan relawan. Ujar Kapolsek.

Kompol Herdis Suhardiman SH. M.M, menerangkan. Untuk sementara data yang kami terima, Korban yang mengalami luka-luka sebanyak 18 orang termasuk saya sendiri yang mengalami kaki terkilir, dan salah satu anggota kami Aiptu Dani Ramdhani, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cimanggung yang sempat tertimbun tanah hingga bagian pundak akibat longsor susulan pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana menerangkan “Untuk korban lainnya yaitu 13 orang dan diantara korban tersebut, yang sudah teridentifikasi, Kapten Inf Setyo Pribadi. Jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Korban Yedi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang Kedua korban tertimbun longsor susulan sekitar pukul 17.30 WIB “. Terang Kapolres.

Menurut Kapolsek Cimanggung Kompol Herdis Suhardiman SH. MM, Menerangkan “Saat kejadian, saya bersama Pak Danramil dan petugas BPBD (Yedi) sedang melakukan koordinasi di lokasi kejadian. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh disusul longsor,” Ujar Kapolsek.

Longsor bermula dari sebuah perumahan yang ada ditebing sebuah bukit dikampung Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1) pukul 17.00.

Longsoran pertama menimbun belasan rumah warga. Kemudian pukul 19.30 WIB terjadi lagi longsor susulan yang kedua dan saat itu banyak warga sekitar yang ikut membantu evakuasi.

Sejak longsor pertama saya melindungi warga yang hanya sekedar nonton untuk menjauh dari lokasi longsor. Ujar Kapolsek.

Untuk hari ini kami tetap melaksanakan evakuasi dan disekitar lokasi longsor, Untuk data warga yang diung di RW 06 ada 23 pengungsi dan diungsikan di Masjid Al-hidayah RT 01 RW 05 ada 19 orang. Pungkas Kapolsek.

Bah Gatan /Anong IBI

Komentar

News Feed