Kasus Penipuan Tanah Jasmine Anggota DPRD Berau Tidak Ditahan, Ada APA YAAAA ????

Berita Hari Ini1238 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Berau | Setelah ditetapkan menjadi terdakwa di pengadilan Negeri Tanjung Redeb, akhirnya Anggota DPRD Berau yang bernama Jasmine Hambali menjalani sidang perdana. Menurut info dari online melalui situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Gelar klasifikasi perkara ‘’Penipuan’’ Nomor Perkara 313/Pid.B/2021/PN/TNR Tanggal Register 28 Dec 2021 akan menjalani sidang pertama.Senin (03/01/21).

Tim Investigasi Bhayangkara Berau bergegas pergi ke Pengadilan Negeri Tanjung Redeb jalan pemuda, Setelah tim melapor ingin meliput pihak dari pelayanan PN memberikan informasi kalau sidang tidak dilaksanakan di kantor Pengadilan Negeri melainkan di kantor Kejaksaan Negeri Tanjung Redeb. Setelah mendapatkan informasi ini beberapa wartawan langsung menuju ke kantor Kajari Tanjung Redeb.

Setibanya di kantor Kajari ada wartawan yang sudah menunggu di ruangan tunggu untuk dipanggil atau dikonformasi. Beberapa wartawan terus menghubungi pihak dari kajari yang berjaga di PTSP terkait sidang perkara Jasmine namum selalu dijawab tunggu aja sidang belum mulai juga. Setelah beberapa waktu yang lama kami akhirnya Terdakwa Jasmine Hambali bersama tim pengacara keluar dari bilik pintu.

Keluarnya Jasmine bersama tim pengacara menandakan sidang perdana sudah selesai. Tim pengacara Abdullah dari jasmine memberikan informasi bahwa sidang pertama sudah di mulai hari senin (03/01/21) dan akan menggelar sidang yang kedua hari rabu (05/01/21). Pernyataan dari Tim Pengacara juga menyampaikan bahwa sidang dijalankan dengan zoom karena masih suasana Covid. Setelah wawancara tim pengacara dan jasmine jalan meninggalkan kantor KAJARI.

Dari informasi sipp Sidang perkara ‘’Penipuan’’ ini dihadiri oleh Penuntut umum Danang Leksono Wibowo, Ariyanto Wibowo, Zakaria Sulistoini, Gilang Prasetyo Rahman.

Dalam wawancara dengan Danang Laksono wibowo / Kasi Pidum, sidang pertama sudah selesai sesuai dengan informasi sipp. Kesepakatan dari Kasi pidum dan Majelis Hakim akhirnya juga sepakat sidang kedua akan di gelar hari Rabu (05/01/21) dan akan menghadirkan saksi-saksi. Ada sekitar 24 saksi yang akan di panggil dan meminta keterangan dengan cara Merathon.Sidang kedua akan menghadirkan saksi-saksi sekitar 5-7 orang.
Hari rabu (05/01/21) sidang kedua akan menghadirkan saudara Amben( Nama Panggilan) yang dirugikan, Bilhakki, Saksi dari Dinas PU,Kecamatan ,dan saksi lainnya.

Dari informasi Kasi Pidum kenapa saudara terdakwa Jasmin Tidak ditahan karena ada jaminan dari istri, Tim Pengacara JS, Wakil Ketua Dewan dari Partai PKS, kemudian saudara Jasmine juga masih aktif di DPRD Berau. Dengan pertimbangan itu apalagi penyidikan di Polres tidak dilakukan penahanan dan pihak dari KAJARI juga mempunyai kewenangan berdasarkan KUHP Pasal 20 Ayat 2. Sumber wawancara Danang Kasi Pidum : YT Anews

Karena menurut beberapa sumber hampir semua perkara pasal yang sama yang ada didaftar website pengadilan negeri tanjung redeb SIPP semua Terdakwanya ditahan, namun perkara no: 313/Pid.B/2021/PN.TNR sangat berbeda Terdakwa tetap melenggang bebas. Benar kata pepatah hukum hanya tajam kebawah tapi tumpul ke atas.

(IBI-Feri)