oleh

Kejari Gledah Dokumen Berkas Dinas PUPR dan Dinas Keuangan Kota Subulussalam

-Daerah-17 views

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Subulussalam – Terkait dugaan proyek fiktif dan dana hibah di kota subulussalam, kejari Subulussalam menggeledah kantor dinas PUPR dan dinas keuangan kota subulussalam, selasa 03 Maret 2020.

Dalam penggeladahan, kejari berhasil membawa dokumen sebagai barang bukti terkait kasus tersebut serta sudah mengantongi beberapa nama orang tersangka yakni DA yang di duga rekanan sedangkan SH yang merupakan aktor pertama yakni seorang Pegawai negri sipil (PNS).

Saat konfrensi pers, Kepala Kejari Kota Subulussalam Ali Saragih mengatakan, ada lima proyek fiktif yang terjadi di kota subulussalam, selain proyek fiktif dugaan lain nya terkait dana hibah.

Lebih lanjut kejari menerangkan, kasus ini terjadi di masa transisi di dinas PUPR dan dinas keuangan, dimana yang terduga SH menyuruh salah seorang untuk membuat SP2D untuk di cairkan di Bank, namun kenyataan nya pengerjaannya tidak ada di dalam DPA.

 

“Dengan cara-cara tidak benar mereka melakukan oprasisimba dengan mengeluarkan dana”, jelas Kajari.

Dari kasus tersebut, negara mengalami kerugian dengan jumlah terbilang “Tujuh Ratus Sembilan Puluh Lima Juta Empat Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Tujuh Ratus Dua Puluh Tujuh Rupiah”,terang Kajari.

Kami berharap kepada rekan-rekan media untuk membantu kami dalam mengungkap kasus kasus yang dapat merugikan negara di kota subulussalam, karena kita ingin Kota Subulussalam bersih dari korupsi, pungkas Kajari. ( Laporan Kabiro Kota Subulussalam – Maslan )

Komentar

News Feed