oleh

Kepolisian Resor Jayawijaya kembali menyerahkan motor hasil Curanmor kepada pemiliknya yang sah di Polres Jayawijaya

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Papua – Sebanyak 10 unit kendaraan bermotor diserahkan langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM dan disaksikan Wakapolres Jaywijaya Kompol Leonardo Yoga, S.I.K, Kasubbag Humas AKP Thomas Palungan, Kasat Lantas Iptu Baharudin Buton, SH dan Kasat Binmas AKP Harbani Paruki, S.Sos.

Kapolres menyatakan bahwa dalam rangka menekan angka pencurian kendaraan bermotor di Jayawijaya yang diketahui bersama selama tiga tahun terakhir sesuai data Polres Jayawijaya sebanyak 648 kasus serta berkembang menjadi Curas.

“Untuk mengantisipasi kejadian-kejadian tersebut tidak terulang kembali atau minimal kita bisa menekan angka kejahatan di jalan raya, jajaran Polres Jayawijaya secara bersama-sama dibantu Kodim dan Sat Pol PP melakukan razia-razia dan hasilnya total  kita sudah mengembalikan 42 kendaraan roda dua,” ucap Kapolres.

Kapolres juga menambahkan kedepan kegiatan-kegiatan ini akan terus ditingkatkan tentu saja dengan partisipasi dari masyarakat dengan memberikan informasi terkait dengan pemeliharaan Kamtibmas di Jayawijaya.

“Dari razia yang kita lakukan selama ini terdapat 4 kendaraan dari Kota Jayapura yang kita dapat, kemudian dari Sentani ada 3, Nabire 1 dan Tolikara 1 unit jadi bukan saja kendaraan di Jayawijaya namun juga ada beberapa kendaraan dari luar yang terjaring yang mana dicurigai masuk melalui jalur darat pada saat jembatan belum putus,” imbuh Kapolres Jayawijaya.

Sementara itu KUPT Samsat Wamena Bapak Syamsudin menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan razia yang dilakukan oleh Polres Jayaiwijaya ini otomatis pendapatan daerah meningkat dibanding tahun lalu yang mana tahun lalu pendapatan daerah di Sampat mencapai 6 sampai 7 miliyar dan tahun ini di bulan Januari saja sudah mencapai 1,3 Milyar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Jayawijaya beserta jajarannya, mudah-mudahan dengan kegiatan ini masyakat menjadi sadar untuk taat membayar pajak kendaraannnya yang selama ini menunggak hingga dua sampai empat tahun dan dengan dilaksanakannya razia ini animo masyarakat dari bulan Januari hingga sekarang sangat tinggi untuk membayar pajak kendaraannya,” ucap Syamsudin.

Komentar

News Feed