oleh

Kepulangan 19 Relawan MER-C Al-Fatah dalam Misi Pembangunan RS Indonesia Tahap 2 di Gaza, Palestina

BOGOR Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Sebanyak 19 relawan dari lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) tiba di tanah air pada Selasa, 29 September 2020 pukul 13.30 WIB.

Tim kepulangan tahap dua tersebut dipimpin oleh Ir. Edi Wahyudi yang menjadi Site Manager pembangunan RSI sejak bangunan itu didirikan pada 2011 silam. Tim tersebut berangkat ke Gaza, Palestina pada Februari 2019 lalu, dilepas oleh Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Sebelumnya, sembilan relawan sudah tiba di tanah air terlebih dahulu pada pertengahan Agustus (14 Agustus 2020) lalu. Misi mereka adalah untuk pembangunan RSI tahap dua dengan menambah bangunan gedung menjadi lantai 3 dan 4.
Kepulangan mereka disambut oleh Presidium MER-C, Ir. Faried Thalib, dr. Arief Rachman, SpRad, Imaam Yakhsyallah Mansur dan tim dari pondok pesantren Al-Fatah, Bogor.

Seluruh relawan memang berasal dari jaringan pondok pesantren Al-Fatah yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka berasal dari beberapa daerah seperti Lampung, Palembang, Medan (Sumatera Utara), Pontianak (Kalimantan Barat), Samarinda (Kalimantan Timur) dan Wonogiri, Jawa Tengah.

Sebelumnya, ada 33 relawan Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia yang dikirimkan ke Gaza untuk melakukan pembangunan RS Indonesia tahap dua yang diinisiasi oleh lembaga kemanusiaan MER-C, bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Fatah.
Berkut adalah nama-nama relawan yang pulang pada hari ini:

  1. Ir Edi Wahyudi Darta
  2. Abdul Hadi Bujang
  3. Ade Jalaluddin Didi
  4. Agus Manja husaini
  5. Agus Supriyono
  6. Edy Siswanto
  7. Mustaqim Darkan
  8. Nasrullah Saukani
  9. Osamah Dakam M
  10. Parmo Abdurrahman
  11. Sobar Muslim
  12. Sumadi
  13. Wahyo
  14. Jamari Tamrin
  15. Luthfi Paimin
  16. Miyanto Modo
  17. Muhamad Gulam
  18. Mulkan Muhamad
  19. Mulyadi bin sono

MER-C adalah lembaga kemanusiaan medis kegawatdaruratan yang terjun memberikan bantuan medis kepada para korban peperangan, bencana alam dan lainnya yang sangat memerlukan. Dalam kiprahnya selama 21 tahun, MER-C telah terjun ke berbagai tempat bencana dan kerusuhan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Di dalam negeri, MER-C memberi bantuan medis di Ambon, Maluku, Aceh, Padang, Yogyakarta, Lombok, Palu, Banten, dan wilayah-wilayah lain. Sementara di luar negeri, MER-C pernah terjun di Afghanistan, Somalia, Sudan, Filipina, Nepal dan lainnya. MER-C juga menginisiasi pembangunan RS Indonesia di Rohingya, Myanmar. (WM_IBI.com)

Komentar

News Feed