oleh

Ketua Forkomas Jateng Pembangunan RS Ketanggungan Brebes tidak bermasalah

Investigasi Bhayangkara Indonesia, Semarang- investigasibhayangkara.com Ketua Forum Komunikasi Masyarakat ( Forkomas) Jawa Tengah, Adi Siswanto menyatakan Pembangunan Proyek Rumah Sakit Ketanggungan di Kabupaten Brebes Jawa Tengah tidak bermasalah. Hal ini menanggapi Komentar Ketua Umum Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi ( GNPK) yang menyatakan bahwa dalam pembangunan RS Ketanggungan Brebes terindikasi Korupsi sebagaimana diberitakan dibeberapa Media di Jawa Tengah. ,” Apa yang dipermasalahkan, lelang proyek sudah sesuai prosedur ,” ujar Adi di Semarang. ( 17/7).

Bahkan Adi juga menjelaskan bahwa, RSUD Ketanggungan Brebes sebenarnya sudah di tunggu tunggu oleh masyarakat banyak, jangan sampai di kotori oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab,” oknum yang diduga hanya mencari sesuatu sehingga menghambat pekerjaan Rumah Sakit”.tandasnya.

Selanjutnya Adi menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengklarifikasi dan menginvestigasi di lapangan dengan pokja di Brebes bahkan dengan kontraktornya untuk kami mintai keterangan dan Mereka tidak ada penyimpangan dalam proses kualifikasi atau ada yang salah,”
Kontraktor pemenang sudah kami mintai keterangan tidak ada penyimpangan, jadi yang mengatakan ada penyimpangan. Itu jelas mengada- ngada ,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua GNPK Kota Semarang , Yayik Kusriyanti yang juga merasa terganggu atas pemberitaan yang menamakan Organisasinya ,” Saya tidak kenal orang itu, dan GNPK tidak ada hubungannya dengan RS Ketanggungan. Karena Ketua Umum GNPK Pak Adi Warman di Jakarta,” ujarnya.
Dan Yayik juga rencananya akan menyampaikan kasus ini kepada Ketua Umum di Jakarta agar segera ditindaklanjuti,” Ini Khan seolah ada pencatutan nama GNPK yang bisa merusak nama organisasi. makanya GNPK pusat yang akan menindak lanjuti,” imbuhnya.

Ditempat terpisah Ketua GNPK Jawa Tengah, HR Mastur menegaskan bahwa GNPK tidak pernah bersikap seperti itu,” Kami dalam memantau Korupsi ada SOP yang jelas, tidak perlu gertak-gertak. Makanya Kami prihatin ada oknum yang masih menggunakan GNPK untuk melakukan sikap terpuji. Kalau benar telah mengatasnakan GNPK akan Kami tindaklanjuti Mas,” ungkapnya. (Syailendra/Tim)

Komentar

News Feed