Ketum Solmet Sampaikan Beberapa Hal Saat Silaturahmi Dengan Presiden Jokowi di Madura

BANTEN251 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia| Jakarta- Ketua Umum Solidaritas Merah Putih sekaligus Penanggungjawab Deklarasi Setia Tegak Lurus 2024 Bersama Jokowi, Silfester Matutina, SH bertemu Presiden RI Ir. H Joko Widodo, setelah Acara Peresmian Bandara Trunojoyo Sumenep, Madura dan Pembagian BLT di Pasar Anom dan Pasar Bangkal, di Bandara Udara Trunojoyo, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu, 20 Mei 2022.

Tampak hadir menemani Presiden Jokowi di Bandara Trunojoyo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Pada pertemuan itu, sebagai anak bangsa dalam menyalurkan aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat, Silfester meminta Pemerintah agar lebih serius lagi dalam memberantas Mafia Tanah, Mafia Tambang, Mafia Perdagangan dan Mafia Investasi Bodong yang masih gentayangan serta menyusahkan jutaan rakyat Indonesia dan tak kalah pentingnya adalah dalam hal penanganan paham radikalisme yang masih berkembang hingga saat ini.

“Tadi dalam pertemuan itu, kami memberikan apresiasi terhadap apa yang dilakukan Presiden dan Jajaran selama ini untuk menumpas para Mafia yang menghancurkan bangsa kita diberbagai bidang, termasuk menyebarnya paham radikalisme.,”ujar Silfester sambil menyatakan bahwa pihaknya hanya berupaya mendorong Presiden agar lebih keras lagi dan lebih intens untuk menghabisi para mafia tersebut yang menyengsarakan rakyat.

“Intinya sebagai anak bangsa, kita menginginkan Pemerintah harus benar benar mengupayakan agar Indonesia bisa bebas dari kepentingan Mafia yang bercokol diberbagai bidang,”tegas Silfester.

Disisi lain, dan yang tak kalah pentingnya, Silfester meminta Pemerintah terus berjuang menghabisi paham radikalisme, walaupun telah dibubarkan, namun pendukung radikalisme dan khilafah seperti HTI, FPI dan lain lain, ternyata sampai saat ini masih bergentayangan.

Jadi, lanjut Silfester, dirinya meminta agar pemerintah lebih keras dan intens untuk menghabisi paham radikalisme yang berpotensi memecah belah anak bangsa dan menghancurkan bangsa kita.
Pada momentum ini, menurut Silfester, Presiden dengan tegas mengatakan akan lebih serius menangani serta berjanji bahwa Negara tidak takut dan tidak akan kalah dengan itu semua. “Selanjutmya Presiden meminta kita semua, masyarakat untuk kerjasama mendukung agar Para Mafia dan Para Radikalis bisa dikikis habis dari Negara ini.

Disisi lain, Silfester juga meminta agar Presiden selektif memilih Penjabat Kepala Daerah yang yang akan menggantikan Kepala Daerah yang habis masa jabatan di 2022, 2023 dan 2024. Sebaiknya PJ Kepala Daerah yang dipilih adalah yang Setia dan Tegak Lurus kepada Presiden, Pancasila dan NKRI.

“Jangan sampai PJ Kepala Daerah yang dipilih adalah simpatisan Parpol, Dinasti Politik, Politisi Jahat, Pengusaha Hitam, apalagi simpatisan radikalisme dan pendukung Khilafah,” harap Silfester seraya menyampaikan informasi bahwa Presiden memerintahkan Ajudannya untuk mencatat dan berjanji akan memperhatikan aspirasi yang disampaikan oleh dirinya. (YG).